Breaking News

Tentara Filipina Serbu Kamp Perkemahan Separatis Abu Sayyaf, Tiga Orang Tewas

Tentara Filipina menyerbu kamp perkemahan separatis Abu Sayyaf, tiga orang anggota kelompok taliban yang masih bercokol di Filipina Selatan itu dikabarkan tewas, namun belum menemukan para sandera yang diculik oleh separatis.

Angkatan bersenjata Filipina menyerbu beberapa tempat yang menjadi lokasi perkemahan kelompok militan Abu Sayyaf. Penyerbuan dilakukan di perkemahan separatis itu di kota Patikul, Provinsi Sulu, Filipina Selatan, pada Selasa sore (21/6/2016). Penyerbuan itu dilakukan untuk mencari keberadaan para sandera yang masih berada ditangan kelompok taliban tersebut.

Dalam penyerbuan tersebut, militer Filipina mendapat perlawanan dari Kelompok Abu Sayyaf. Terjadi isiden penembakan yang mengakibatkan tiga orang anggota kelompok taliban tersebut tewas dan 10 orang lainnya luka-luka.

Kemudian, beberapa anggota kelompok separatis yang berbasis di Selatan Filipina itu berhasil melarikan diri ke berbagai arah. Militer Filipina melakukan penyusuran lokasi, namun, tidak ada tanda-tanda keberadaan para sandera yang mereka cari.

Tentara hanya menemukan tempat tidur gantung, wadah air dan barang-barang pribadi para anggota Abu Sayyaf.

Seperti yang dilansir dari GMA News, Selasa (21/6/2016), juru bicara Angkatan Darat Filipina, Tan mengatakan, pasukan menyerbu dua kamp yang digunakan oleh kelompok militan yang melakukan pemenggalan terhadap sandera Warga Negara (WN)Kanada pekan lalu.

“Kamp dapat menampung sekitar 150 orang dan memiliki parit berjalan dengan air minum dalam perimeter,” kata Tan.

Saat ini, pasukan Filipina sedang melakukan pengejaran terhadap kelompok Abu Sayyaf untuk membebaskan para tawanan yang tersisa. Tawanan tersebut merupakan WN Norwegia, Kjartan Sekkingstad dan WN Filipina Maritess Flor.

Sebelumnya, dua dari rekan mereka WN Kanada Robert Hall, John Ridsdel sudah di eksekusi oleh kelompok Abu Sayyaf setelah uang tebusan tidak diberikan kepada mereka.(Tornando)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*