Breaking News

Tak Kunjung Penuhi Kewajiban Daftarkan Kepesertaan BPJS, PT Long Teng Iron & Steel Segera Ditindak!

Tak Kunjung Penuhi Kewajiban Daftarkan Kepesertaan BPJS, PT Long Teng Iron & Steel Segera Ditindak!

Kepala Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cimone, Kota Tangerang, Diding mengaku  akan membawa PT Long Teng Iron And Steel dalam proses hukum pidana, lantaran perusahaan yang diketahui mempekerjakan sejumlah Tenaga Kerja Asing Ilegal itu juga tidak mendaftarkan para buruhnya sebagai peserta BPJS.

 

Menurut Diding, perusahaan peleburan baja  yang terletak di Jalan Sinar Kuta Jaya, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang itu adalah perusahaan milik pengusaha Warga Negara Cina yang dikenal bandel dan bebal lantaran takkunjung mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS, meski sudah berkali-kali didatangi pihak Dirjen Imigrasi dan BPJS serta sudah dilaporkan oleh Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI).

 

Diding mengatakan, sudah berulangkali PT Long Teng Iron And Steell ditegur agar segera mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Hingga saat ini karyawan yang sudah terdaftar menjadi anggota BPJS baru tsembilan orang dari 600 karywan.

 

PT Long Teng Iron And Steell, Diding menambahkan, tidak pernah menghiraukan anjuran dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cimone Kota Tangerang.

 

“Secara garis besar kami sudah melakukan pembinaan secara administratif dan juga pembinaan kunjungan,” Ucap Diding saat dikonfimasi, Kamis (26/01/2017).

 

Sebelumnya, diungkapkan Diding, pihak BPJS Cabang Cinome sudah pernah membicarakan hal ini dengan pihak perusahaan. Dalam pertemuan tersebut juga dihadiri lembang-lembaga lain yang diantaranya BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, SBSI, PUK SBSI PT Long Teng Iron And Steell, Petugas Intel Polsek Pasar Kemis dan Human Resource Development (HRD) PT Long Teng Iron And Steell. Namun perusahaan berkelit harus membicarakannya terlebih dahulu dengan pimpinan perusahaan.

 

“Kepesertaan Program BPJS Ketenagakerjaan PT Long Teng Iron And Steell dari kurang lebih 600 tenaga kerja, baru didaftarkan sebanyak sembilan orang terhitung mulai bulan Desember 2016. Kepesertaan itu wajib dan merupakan perintah regulasi pemerintahan loh,” tambahnya.

 

Diding berjanji akan mengambil tindakan tegas kepada PT long Teng Iron  And Steell. Dia mengungkapkan, BPJS juga mempunyai kewenangan untuk memberikan sanksi ataupun menggugat perusahaan yang tidak mengikuti peraturan pemerintah.

 

“Kami akan melakukan tindakan hukum sesuai dengan PP Nomor 76 tahun 02015 tentang Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan. Dan kami juga mempunya kewenangan untuk melakukan penindakan,” ucapnya.(Nando)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*