Breaking News

Tak Kunjung Didaftar Sebagai Peserta, Pengurus SBSI Sambangi Kantor BPJS Kesehatan di Tangerang

Pengurus Komisariat Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (PK SBSI) PT Long Teng Iron & Steell yang didampingi oleh Sekjen DPP SBSI Andi Naja F Paraga bersama Koordinator Wilayah (Korwil SBSI) Banten Nurhamin alias Amin serta jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP SBSI) meminta kepada BPJS Kesehatan agar segera memroses dan mendaftarkan para buruh di PT Long Teng Iron & Steel sebagai peserta BPJS Kesehatan, di BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa, Jalan Raya Pemda, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis (2/2/2017).

Karyawan PT Long Teng Iron and Steell yang merupakan Pengurus Komisariat Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (PK SBSI) mendatangi kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Tigaraksa, Tangerang untuk meminta agar mereka segera didaftarkan sebagai peserta BPJS.

Pengurus Komisariat Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (PK SBSI) PT Long Teng Iron & Steell yang didampingi oleh Sekjen DPP SBSI Andi Naja F Paraga bersama Koordinator Wilayah (Korwil SBSI) Banten Nurhamin alias Amin serta jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP SBSI) meminta kepada BPJS Kesehatan agar segera memroses dan mendaftarkan para buruh di PT Long Teng Iron & Steel sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Dalam kesempatan itu, mereka juga melaporkan bahwa sudah mereka meminta berkali-kali agar mendaftarkan mereka sebgai Peserta BPJS Kesehatan.

“Sudah lebih dari satu tahun dan sudah berulangkali dilaporkan, namun hingga saat ini belum satupun yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan,” tutur Pengurus Komisariat SBSI PT Long Teng Iron & Steel Siswoyo, saat bertemu dengan jajaran pejabat BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa, di Jalan Raya Pemda, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis (2/2/2017).

Menurut Siswoyo, mereka sudah pernah duduk bersama pada 19 Oktober 2016 dengan pihak BPJS untuk membicarakan hal ini. Dalam pertemuan tersebut juga dihadiri lembang-lembaga lain yang diantaranya Bupati Kabupaten Tigarakasa, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, SBSI, PK SBSI PT Long Teng Iron And Steell, Petugas Intel Polsek Pasar Kemis dan Human Resource Development (HRD) PT Long Teng Iron And Steell.

Dalam pertemuan itu, diungkapkan Siswoyo, pihak BPJS Kesehatan sudah berjanji akan mendaftarkan mereka sebagai peserta BPJS.

“Dalam pertemuan tersebut telah disampaikan kepada BPJS agar buruh PT Long Teng Iron and Steell segera didaftarkan sebagai peserta BPJS. Permintaan tersebutpun telah disepakati oleh pihak BPJS Kesehatan, tetapi mengapa sampai sekarang tidak kunjung dilakukan,” ujar Siswoyo.

Pada saat itu, lanjut Siswoyo, pihak BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan setuju dan menandatangani kesepakatan tersebut. Dari sebanyak 600-an buruh di PT Long Teng Iron and Steell, tak seorang pun yang sudah didaftarkan oleh pihak perusahaan itu sebagai peserta BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Yang kami inginkan kala itu supaya ada penekanan dari pihak BPJS kepada PT Long Teng Iron and Steell untuk mengikut sertakan kami sebagai Peserta BPJS Kesehatan dan ketenagakerjaan,” ucap Siswoyo.

Siswoyo mengungkapkan, bahwa kecelakaan kerja sangat sering mereka alami bahkan sudah ada yang meninggal dunia. Angka kecelakaan kerja di perusahaan tersebut dinyatakan sangat tinggi karena bersentuhan dengan benda-benda keras dan di bawah tekanan dengan suhu yang sangat tinggi.

“Kecelakaan kerja yang dialami oleh teman-teman yang bekerja disana sudah sangat banyak dan tidak bisa saya ceritakan satu-satu. Ada yang jari telunjuknya patah bahkan sampai meninggal,” jelas Siswoyo.

Atas kedatangan para pengurus SBSI itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tigaraksa, Santi Lestari sangat berterimakasih kepada pihak SBSI yang datang untuk melaporkan permasalahan mereka.

Namun, dikatakan Santi Lestari, pihaknya belum mendapatkan informasi terkait kasus yang dialami oleh para buruh yang bekerja di PT Long Teng Iron and Steell. Sebab, menurut dia, jauh sebelumnya, yang harusnya bertanggung jawab membawahi perusahaan baja itu adalah BPJS Kesehatan Kabupaten Tangerang.

Santi mengatakan BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa yang dipimpinnya sekarang, baru beroperasi pertanggal 1 Januari 2017. “Dan belum ada laporan dari kantor BPJS yang sebelumnya membawahi PT Long Teng Iron and Steell tersebut. Mungkin ada mis dari kantor sebelumnya yang membawahi daerah Pasar Kemis. Kami baru beroperasi persatu januari 2017,” jelas Santi.

Diakui dia bahwa BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa, sudah pernah mendatangi PT Long Teng Iron and Steell sebanyak dua kali. Pada kunjungan pertama, mereka tidak diijinkan masuk oleh petugas keamanan perusahaan dan mengusir mereka.

“Itu kunjungan pertama kami ditolak, kata satpamnya ini hanya produksi. Kemudian kunjungan kedua kami diterima dan mereka bilang bahwa keuangannya lagi goyang,” tambahnya.

Santi mengatakan siap membantu dan akan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh para buruh PT Long Teng Iron and Steell. Ia kemudian meminta kepada pihak SBSI untuk bersama-sama mendatangi Perusahaan asal Cina tersebut dan membicarakannya dengan pihak perusahaan.(Nando)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*