Breaking News

Sudah Terima Hasil Audit dari BPK, Jampidsus Segera Limpahkan Perkara Korupsi Dana Pensiun Pertamina Ke Pengadilan

Serah terima hasil audit kerugian negara dari Ketua Tim Auditor Investigasi BPK, I Nyoman Wara kepada Jaksa Agung Muda Bidang Pdana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus) Arminsyah, di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (02/06/2017).

Kejaksaan Agung (Kejagung) akan segera melimpahkan berkas kasus dugaan korupsi Dana Pensiun (Dapen) PT Pertamina yang merugikan keuangan negara sebesar 599,29 miliar rupiah ke Pengadilan.

 

Hal itu diungkapkan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejagung  setelah menerima hasil audit kerugian negara dari Tim Auditor Investigasi BPK di Gedung Bundar, Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (02/05/2017).

 

Menurut Arminsyah, hasil audit kerugian negara tersebut dapat mempercepat proses perkara yang ditangani penyidik.

 

“Untuk kasus Dapen akan segera kita limpahkan ke pengadilan dan hasil audit ini semakin mempercepat penyelesaian kasus,” ujar Arminsyah.

 

Ketua Tim Auditor Investigasi BPK I Nyoman Wara mengatakan, pada kasus Dapen PT Pertamina ditemukan adanya penyimpangan dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pembayaran untuk kegiatan investasi saham khusus saat pembelian saham PT Sugi Energi yang menyebabkan kerugian negara sebesar 599,29 miliar rupiah.

 

“Jadi ada penyimpangan dalam proses kegiatan investasi saham PT Sugi Energi dan menyebabkan kerugian negara sebesar 599,29 miliar rupiah,” katanya.

 

Sebelumnya, penyidik telah menahan tersangka mantan Presiden Direktur Dana Pensiun Pertamina, Muhammad Helmi Kamil Lubis di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejagung. Pada kasus ini, penyidik telah memeriksa saksi sebanyak 37 orang.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*