Breaking News

Sidang Ketiga Kasus Pembunuhan Ala Kopi Sianida, Eksepsi Jessica Ditolak Hakim

Sidang Ketiga, Esksepsinya Jessica ditolak oleh Majelis Hakim.

Jalani sidang ketiga, terdakwa pembunuhan ala Kopi Sianida, Jessica Kumala Wongso kembali dihadirkan di kursi pesakitan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (28/06/2016).

Perempuan yang disangkakan telah membunuh temannya sendiri yakni Wayan Mirna Salihin dengan dugaan memasukkan racun sianida ke dalam kopi itu membacakan eksepsinya.

Ketua Majelis Hakim PN Jakpus, Kusworo, menolak eksepsi Jessica, yang dibacakan oleh kuasa hukumnya.

“Secara keseluruhan keberatan atau eksepsi terdakwa dinyatakan ditolak untuk seluruhnya,” kata Ketua Majelis Hakim, Kusworo saat membacakan putusan eksepsi terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selasa (28/6/2016).

Putusan itu diambil karena menurut Majelis hakim, dakwaan dari Jaksa penuntut umum (JPU) sudah jelas dengan unsur delik dengan melakukan pembunuhan berencana.

“Dakwaan Jaksa Penuntut Umum telah jelas dan cermat yang unsur deliknya adalah menghilangkan nyawa orang lain dilakukan dengan sengaja. Bahwa JPU telah menyusun dakwaan dengan cermat dan jelas,” lanjut Kusworo.

Untuk itu, Kusworo memutuskan untuk melanjutkan persidangan yang akan dilakukan usai lebaran mendatang, dengan agenda mendengarkan keterangan para saksi dan memaparkan alat bukti.

“Karena ada libur lebaran, jadi sidang akan dilanjutkan kembali pada 12 Juli 2016 dengan agenda mendengarkan saksi dan ahli,” kata Kusworo.

Majelis haim juga memutuskan sidang akan dimulai pada Selasa, 12 Juli 2016, hari Rabu 13 Juli 2016, Kamis 21 Juli 2016, Selasa 26 Juli 2016, Rabu 27 Juli 2016 dan Kamis 28 Juli 2016. Dalam sidng tersebut, majelis hakim meminta Jaksa Penuntut Hukum (JPU) untuk mengadirkan para saksi.

Selain itu, majelis hakim juga memutuskan untuk menangguhkan Biaya perkara hingga putusan akhir perkara. “Sidang selanjutnya, diperintahkan kepada penuntut umum untuk mengahdirkan saksi,” ucap Kisworo.

Jessica Kumala Wongso ditetapkan sebagai tersangka penabur racun sainida ke dalam es kopi vietnam yang menewaskan Wayan Mirna Salihin. Pada sidang pertama, Jaksa Penuntut Umum dalam dakwaannya menguraikan bahwa Jessica telah melakukan pembunuhan berencana.

Jaksapun mengenakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan menuntut hukuman mati untuk tersangka.(Tornando)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*