Breaking News

Sidang Ke-13 Kasus Kopi Sianida, Ahli Forensik RSCM Bilang Jessica Sangat Menguasai Situasi

Tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap Jessica, tim Psikiatri Forensik dari RSCM juga mencari keterangan hingga ke Australia untuk mencari tahu tentang latar belakang terdakwa selama berada di Negara Kanguru.

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat kembali menggelar sidang kasus kematian Wayan Mirna Salihin. Pada sidang yang sudah digelar sebanyak 13 kali ini, diagendakan mendengarkan keterangan Ahli Psikiatri Forensik dari Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (RSCM), Natalia Widiasih Rahardjanti yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

 

Dalam keterangan yang diberikan Natalia terkait pemeriksaan yang dilakukan terhadap kondisi kejiwaan terdakwa, Jessica Kumala Wongso dikabarkan sangat tenang, mampu mengendalikan situasi dan diduga sudah paham mengenai informasi pertanyaan yang diberikan oleh tim ahli Psikiatri Forensik.

 

Tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap Jessica, tim Psikiatri Forensik dari RSCM juga mencari keterangan hingga ke Australia untuk mencari tahu tentang latar belakang terdakwa selama berada di Negara Kanguru.

 

Dalam penyelidikan yang dilakukan para ahli, ada beberapa yang ditemukan mengenai permasalahan dan juga catatan kriminal yang diterima oleh ahli dari Polisi Australia. Jessica juga dikabarkan pernah tiga kali masuk rumah sakit saat mempunyai permasalahan dengan Patrick yakni pacarnya sendiri.

 

Menurutnya ada beberapa keterangan yang berbeda dari terdakwa jika dibandingkan dengan keterangan yang didapatkan dari Kepolisian Australia. “Saat ditanya, Jessica bilang tidak pernah ada gangguan dengan pacarnya. Itu ada inkosistensi dengan laporan dari kepolisian,” ucap Natalia dipersidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (18/8).

 

Jessica juga dilaporkan mencoba melakukan bunuh diri dengan menyayat tangannya saat bermasalah dengan Patick. Menurut Natalia, hal tersebut dilakukan karena tidak mendapatkan support dari Patrick dan juga dari keluarganya sendiri.

 

“Jessica merasa sudah memberikan segalanya pada Patrick, tapi justru dikhianati,” tambah Natalia.

 

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan ahli, Jessica diduga cenderung akan melakukan kekerasan terhadap dirinya atau terhadap orang lain apa bila terdakwa sedang berada pada posisi tertekan atau tidak mendapat dukungan sosial.(Nando Tornando)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*