Breaking News

Semangati Pelaku Usaha Kecil Menengah, Sandiaga Uno Hadiri Pelatihan Pengusaha UMKM di Cirebon

Prof Indra Cahya Uno bersama Koordinator Nasional OK OCE PRASASTI RH Victor Aritonang, yang juga Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Jakarta Pusat, sekaligus Tim Pelatih OK OCE.

Di tengah padatnya jadwal kampanye Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno menyempatkan hadir pada Training of Trainer (ToT) Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Cirebon, Jawa Barat.

Dalam pelatihan itu, Sandiaga Uno menyampaikan, di saat kondisi ekonomi yang buruk, pemerintah harus memberikan kebijakan yang terbaik.

Selain situasi perekonomian yang sedang ngos-ngosan, proses demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) sudah di depan mata. Semua itu membutuhkan kesiapan dan persiapan yang matang.

Sandiaga menyampaikan, melalui Pemilu arah kebijakan bisa mengalami perubahan. Termasuk kebijakan untuk mengembangkan usaha kecil menengah, mendadak bisa saja tidak terurus karena agenda politik. Akan tetapi, Sandiaga Uno mengatakan, jika dalam posisi itu, dirinya akan tetap berupaya membuat kebijakan yang membangkitkan dan menghidupkan perekonomian usaha kecil menengah.

“Artinya, dalam situasi begini ya bisa saja kebijakan yang seyogyanya harus diambil bisa ditunda, karena dikhawatirkan akan mempengaruhi elektoral. Untuk itu, komponen masyarakat dan pemerintah harus sepakat untuk menghadirkan kebijakan yang terbaik bagi perekonomian Indonesia,” tutur Sandiaga Uno.

Kegiatan ToT bagi UMKM di wilayah Cirebon dan sekitarnya itu dilaksanakan oleh Koordinatoriat OK OCE (One Kabupaten/Kota One Center Enterpreneurship) PRASASTI Jawa Barat II.

Kegiatan itu diselenggarakan pada Kamis 11 Oktober 2018. ToT bertema Pemuda Kreatif itu dilaksanakan di Convention Center Andalus City, Kota Cirebon, Jawa Barat. ToT diikuti oleh komunitas muda pelaku usaha UMKM dari wilayah Ciayumajakuning, Subang, dan Karawang.

Turut hadir memberikan motivasi dan materi pelatihan Prof Indra Cahya Uno, Pembina UMKM yang juga Caleg DPR RI Dede Muharram, Koordinator Nasional OK OCE PRASASTI RH Victor Aritonang, yang juga Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Jakarta Pusat, sekaligus Tim Pelatih OK OCE.

Pola pelatihan bernuansa pengembangan kapasitas usaha, diterapkan Sandiaga sebagai terobosan pola kampanye politik santun.

Disampaikan Sandiaga, pihaknya tak ingin melakukan kampanye dengan cara sikut menyikut, caci maki, dan mencari kesalahan orang lain.

“Kita berhenti mencaci maki jangan sikut menyikut. Kampanye kita ingin memperbaiki ekonomi. Isunya adalah ekonomi, penyediaan lapangan kerja dan harga kebutuhan pokok yang terjangkau, bukan yang lain,” ujar Sandiaga.

Sebagai pelaku usaha dan juga pembina UMKM, Sandiaga mengungkapkan, saat ini perekonomian Indonesia mengalami tantangan, ditambah nilai mata uang dolar yang terus mengalami kenaikan.

“Para pengusaha Indonesia, terutama para pelaku bisnis UMKM, harus menyikapi kondisi tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sandiaga yang juga pernah menjadi pimpinan sejumlah organisasi usaha, seperti HIPMI dan KADIN, mengemukakan konsepsi menghadapi turbulensi ekonomi saat ini.

Sandiaga menawarkan solusi ekonomi kerakyatan, yang manfaatnya benar-benar dapat langsung dirasakan masyarakat.

Di tengah perekonomian Indonesia yang tak menentu ini, bisnis UMKM maupun pabrik diprediksi banyak yang gulung tikar. Puluhan ribu tenaga kerja pun akan terkena dampaknya seperti PHK massal dan lainnya.

“Kami tidak ingin kondisi seperti ini terus berlanjut di Indonesia, kami butuh pemerintahan yang kuat untuk menyikapi keadaan perekonomian bangsa kita,” tegas Sandiaga.

Sementara itu, Koordinator Jawa Barat II OK OCE PRASASTI, Dede Muharram mengatakan, dirinya bersama sejumlah tim terus berupaya membangun ekonomi keumatan dengan memperkuat ekspor, dan berupaya menekan impor.

“Banyak upaya yang akan kami lakukan. Salah satunya Exhibition Quality Export pada 27-28 Oktober di Andalus City. Pada kegiatan itu, para buyer dari berbagai negara akan datang membeli produk Indonesi,” terang pria yang adalah pemilik Andalus City itu.

Usai menghadiri ToT OK OCE PRASASTI di Andalus City, rombongan OK OCE PRASASTI Pusat melanjutkan perjalanan mengunjungi kawasan Wisata Rotan Galmantro di Desa Tegalwangi, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Ke lokasi ini, rombongan meninjau langsung salah satu pabrik pengembangan industri rotan sebagai produk unggulan daerah Cirebon.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*