Breaking News

Resmi Duduki Kejaksaan Tinggi Jawa Barat 1, Loeke Larasati Prioritaskan Kejar Aset Koruptor

Resmi Duduki Kejaksaan Tinggi Jawa Barat 1, Loeke Larasati Prioritaskan Kejar Aset Koruptor.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kajati Jabar), Loeke Larasati Agustina telah menyusun strategi pemberantasan tindak pidana korupsi dengan memprioritaskan pelacakan aset para koruptor. Sebab, para koruptor selalu menyembunyikan hasil kejahatannya.

 

Loeke yang baru dilantik oleh Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan, dalam pemberantasan tidak pidana korupsi tidak cukup dengan pidana badan atau orangnya. Tetapi, dengan merujuk ratifikasi United Nations Convention Against Corruption (UNCIC) maka pelacakan aset menjadi prioritas.

 

“Pemberantasan korupsi tidak cukup dengan pidana badan atau orangnya, sesuai ratifikasi UNCIC maka harus follow the money,” kaya Loeke kepada wartawan di Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/10/2017).

 

Loeke yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung (Kejagung) menilai penelusuran aset koruptor sangat efektif untuk mengembalikan kerugian negara.

 

Dia menjelaskan, pengalamannya dalam penelusuran aset koruptor akan diterapkannya dimulai dari proses awal penyidikan. Dimana, jaksa penyidik akan menganalisa penggunaan Undang-Undang tentang tindak pidana pencucian uang dan pembuktian terbalik.

 

“Nanti kita kaji kasus per kasus,” ucapnya.

 

Loeke menambahkan, pemulihan aset-aset para koruptor dari hasil kejahatan dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat. Contohnya lahan hasil kejahatan di wilayah Kuningan, Jawa Barat akan dimanfaatkan untuk lahan sekolah dan tempat pemakaman umum.

 

Selain itu, lanjutnya, proses pemulihan aset merupakan kewenangan Kejaksaan. Adapun, alih fungsi aset-aset yang telah dieksekusi dilakukan atas persetujuan dari Kementerian Keuangan.

 

Sementara itu, saat pisah sambut Kajati Jabar dari Setia Untung Arimuladi ke Loeke Larasati Agustina juga dihadiri Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan dan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengapresiasi sinergisitas Kejati Jabar dibawah kepemimpinan Setia Untung Arimuladi.

 

“Sangat baik. Dapat bersinergi sesuai peruntukannya,” ujar Ahmad Heryawan.

 

Dia berharap sinergisitas Kejari Jabar dengan pemerintah Provinsi Jabar dapat dilanjutkan. Sebab, kedua instansi tersebut mempunyai tujuan yang sama yakni membangun Jabar.

 

“Sebenarnya kita sama sama eksekutif, sesama eksekutif jangan saling mendahului,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, kehadiran Kejati Jabar cukup baik khususnya dalam program Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D). Sebab, Tim TP4D  telah berhasil mendorong penyerapan anggaran kota Bandung.

 

“Dengan kehadiran TP4D, kami tidak ragu lagi dalam menyerap anggaran,” ujarnya.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*