Breaking News

Refleksi Hari Pahlawan, GMKI Jakarta Dukung Kurikulum Berbasis Pancasila Dari Usia Dini Sampai Mati

Refleksi Hari Pahlawan, GMKI Jakarta Dukung Kurikulum Berbasis Pancasila Dari Usia Dini Sampai Mati.

Pemerintah diminta menanamkan nilai-nilai kepahlawanan berbasis Pancasila melalui kurikulum pendidikan, dari mulai usia dini atau Taman Kanak-Kanak hingga Perguruan Tinggi, bahkan sampai mati.

 

Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Jakarta Agung Tamtam Sanjaya Butar-Butar menyampaikan,  pemuda dan mahasiswa mesti memaknai Hari Pahlawan dengan wujud baru dalam aksi-aksi dan kegiatan konkrit di masyarakat, seperti sektor pendidikan.

 

“Kita merefleksikan jasa para Pahlawan dalam wujud yang konkrit, seperti, sebagai mitra kritis pemerintah, maka pemuda dan mahasiswa juga harus bersinergis dalam sektor pendidikan. Perwujudan cita-cita Indonesia yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan itu harus diwujudkan dalam kinerja nyata, kami menawarkan kembali agar kurikulum pendidikan berisi sejarah dan ideologi Pancasila harus kembali digelorakan mulai dari tingkat pendidikan terendah seperti TK, SD, SMP hingga Perguruan Tinggi, bahkan hingga mati,” tutur Agung Tamtam Sanjaya Butar-Butar, dalam Diskusi Publik Gerakan Mahasiswa Kristem Indonesia (GMKI) Jakarta, bertajuk ‘Peran Pemuda dan Mahasiswa di Era Milenial dalam Melanjutkan Semangat Perjuangan Kepahlawanan’, di Restoran Handayani Prima Matraman, Jakarta Timur, Selasa (14/11/2017).

 

Agung Tamtam mengatakan, dengan merefleksikan semangat Hari Pahlawan ke sektor-sektor ril masyarakat, terutama sektor pendidikan, kebudayaan dan sektor ekonomi politik, dengan berbasis ideologi Pancasila.

 

“Jika pendidikan kita kembali kepada kurikulum Pancasila, tentu banyak persoalan yang bisa diselesaikan dalam konteks negara bangsa Indonesia,” ujarnya.

 

Diskusi itu juga menghadirkan pembicara antara lain, Staf Khusus Menteri Sosial, Eko Ernada, Jurnalis Senior, Putra Nababan, Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Arief Rosyid, Sekjen DPP AMPI, Akbar Andi Leluasa, dan Ketua DPD KNPI DKI Jakarta Ichwanul Dault.

 

Jurnalis Senior Putra Nababan menyampaikan, untuk mewujudkan cita-cita para Pahlawan sesuai dengan Pancasila, maka generasi muda yang dikenal sebagai generasi milenial harus memiliki fokus dalam bergerak mewujudkan cita-citan ya.

 

“Generasi Milenial harus sadar akan passion dan tujuan hidup dan fokus dalam mengembangkan potensi dan talenta serta mengajak para pemuda dan mahasiswa untuk berkarya dan berinovasi,” tutur Putra Nababan.

 

Sedangkan Staf Khusus Menteri Sosial, Eko Ernada menawarkan langkah konkrit mahasiswa dan pemuda, untuk mewujudkan program-program pemerintah.

 

“Pemerintah hari ini mendorong pemuda dan mahasiswa untuk membantu pemerintah dalam program pengentasan kemiskinan lewat ide-ide kreatif,” ujarnya.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*