Breaking News

Rawan Kebakaran, Setiap RT Diusulkan Memiliki Alat Pemadam Kebakaran

Rawan Kebakaran, Setiap RT Diusulkan Memiliki Alat Pemadam Kebakaran.

Pemerintah diusulkan untuk menyediakan alat pemadam kebakaran kepada setiap satu Rukun Tetangga atau RT di wilayah Ibukota, Jakarta. Pasalnya, Ibukota Negara Republik Indonesia sangat rawan terjadinya kebakaran.

 

Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo) Bastian P Simanjuntak mengatakan, ketersediaan alat pemadam kebakaran di setiap RT adalah untuk mengantisipasi adanya bencana kebakaran.

 

Dia mengungkapkan, sepanjang tahun 2017 saja, tercatat ada 1.471 kasus kebakaran di DKI Jakarta yang mengakibatkan kerugian hingga Rp 475 miliar. Angka itu terdiri atas 505 bangunan perumahan, 359 instalasi luar gedung, 209 bangunan perdagangan, 109 kendaraan, dan sisanya lain-lain.

 

Kasus-kasus kebakaran meliputi; Jakarta Timur dengan 360 kasus, Jakarta Barat 325 kasus, Jakarta Selatan 316 kasus, Jakarta Utara 265 kasus, Jakarta Pusat 189 kasus, dan Kepulauan Seribu 16 kasus.

 

“Itu artinya persoalan kebakaran tidak bisa dianggap sepele atau dipandang sebelah mata,” ujar Bastian, Rabu (07/02/2018).

 

Angka-angka itu, lanjut dia, mengharuskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memiliki rencana penanggulangan kebakaran. Dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta dapat memberikan alat pemadam api atau Dry Chemical Powder minimal setiap RT satu unit.

 

“Usaha itu sekaligus diikuti edukasi kepada warga bila terjadi kebakaran,” ujar Bastian.

 

Dia mengatakan, seperti diketahui bersama, alat pemadam api (dry chemical powder) dapat digunakan untuk memadamkan kelas kebakaran A yakni kebakaran yang diakibatkan oleh benda padat, kelas kebakaran B yakni kelas kebakaran yang diakibatkan oleh benda cair yang terbakar, kelas C yakni kelas kebakaran akibat gas yang terbakar dan kelas E yakni kebakaran akibat elektrikal atau listrik yang terbakar.

 

“Bila kita melihat kegunaan Dry Chemical Powder, dan kita hubungkan dengan penyebab kebakaran terbanyak oleh aliran listrik, maka wajib bagi Pemprov DKI Jakarta untuk segera memberikan alat tersebut kepada warga, minimal setiap RT itu satu dan bisa ditambah lagi disesuaikan dengan kebutuhan. Langkah ini diharapkan dapat menurunkan angka kerugian akibat kebakaran,” pungkas Politisi Gerindra itu.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*