Breaking News

Prestasi dan Kinerja Kejaksaan Agung 2017 Dianggap Moncer Oleh Instansi Lain, Jaksa Agung: Kami Tidak Puas Diri

Prestasi dan Kinerja Kejaksaan Agung 2017 Dianggap Moncer Oleh Instansi Lain, Jaksa Agung: Kami Tidak Puas Diri.

Jaksa Agung HM Prasetyo menyatakan pihaknya telah meningkatkan kinerja sepanjang tahun 2017 dari berbagai macam pencapaian. Salah satunya peningkatan pelaporan Kejaksaan RI yang mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

 

“Ini peningkatan, tahun 2015, Kejaksaan RI mendapat predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP),” kata Prasetyo disela-sela kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kejaksaan RI yang digelar di Badan Pendidikan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI di Ragunan, Jakarta, Selasa (12/12/2017).

 

Selain itu, kata Prasetyo, Kejaksaan RI juga mendapat 2 penghargaan dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani atas kinerja yang sangat baik dalam pengelolaan barang milik Negara 2016.

 

“Satu kategori kepatuhan pelaporan barang milik Negara, dua kategori sertifikasi barang milik negara,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Kejaksaan RI juga mendapat nilai 64,75 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait akuntabilitas kinerja instansi pemerintah tahun 2016.

 

“Jadi ini kita juga mendapat nilai B dari KemenpanRB,” tegasnya.

 

Namun, lanjut Prasetyo, bukan berarti Kejaksaan RI puas dengan apa yang telah diraih, Kejaksaan RI akan terus meningkatkan kinerja dengan maksimal dan profesional.

 

“Kita harapkan akan jauh lebih maksimal,” tutupnya.

 

Dalam Rakernas 2017 ini Kejaksaan RI mengangkat tema ‘Meneguhkan Komitmen Penegakan Hukum Kejaksaan yang baik, Benar dan Terpercaya Demi Suksesnya Pembangunan Nasional’.

 

Saat acara dihadiri Komisioner Komisi Kejaksaan RI, para Jaksa Agung Muda (JAM), Kepala Badiklat, Kepala Kejaksaan Tinggi dan Asisten di seluruh Indonesia.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*