Breaking News

Presiden Jokowi: Pembuat dan Penyebar Vaksin Palsu adalah Kejahatan Luar Biasa, Harus Dihukum Seberat-Beratnya!

Presiden Jokowi: Pembuat dan Penyebar Vaksin Palsu adalah Kejahatan Luar Biasa, Harus Dihukum Seberat-Beratnya!

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek dan Kapolri Badrodi Haiti untuk memberantas habis para sindikat vaksin palsu yang sedang merebak di Tanah Air.

“Saya perintahkan untuk segera menelusuri, membongkar, dan menangkap oknum di pemerintah mulai dari produksi, mengedarkan, semuanya,” kata Jokowi di Istana Bogor, Selasa (28/6).

Menurutnya, peredaran vaksin palsu ini sudah sangat lama terjadi dan belum ada penanganan yang serius. “Ini sudah berjalan sangat lama, sudah 12 tahun lebih, sebab itu harus betul-betul ditelusuri. Ini sebuah kejahatan luar biasa,” ucap Jokowi.

Presiden menyatakan, para sindikat pengedar maupun pembuat vaksin palsu harus diberikan hukum seberat-beratnya. Tidak hanya itu, Presiden juga berharap agar para oknum dari pemerintahan yang terlibat dalam kasus ini harus ditindak tegas.

“Berikan hukuman yang seberat-beratnya, baik pada yang memproduksi, baik pada yang mengedarkan dan memasarkan, semuanya. Termasuk oknum yang ada di pemerintahan. Jangan dianggap remeh masalah ini,” ungkap Jokowi.

Kemudian, Kemenkes, BPOM, dan Bareskrim Polri memutuskan untuk membentuk satuan tugas penanganan vaksin palsu. Tim Satgas yang sudah dibentuk akan menyelidiki pihak-pihak rumah sakit yang menggunakan vaksin palsu.

Sebelumnya, Bareskrim Mabes Polri menetapkan 16 orang menjadi tersangka pelaku bisnis vaksin palsu di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Selain itu, vaksin palsu ini juga sudah diedarkan ke berbagai provinsi di Tanah Air. Pada minggu lalu Polisi berhasil membekuk sepasang suami istri yang diduga sebagai pembuat vaksin palsu.

Keduanya adalah Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina yang berhasil diamankan polisi dari kediamannyan di Kemang Pratama Regency, Bekasi, Jawa Barat. Penangkapan ini dilakukan setelah mendapat informasi dari salah satu kurirnya yang berhasil diamankan terlebih dahulu.(Tornando)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*