Breaking News

Prajurit Kostrad Lumpuhkan Dua Orang Teroris Mujahiddin Indonesia Timur

Prajurit Kostrad Lumpuhkan Dua Orang Teroris Mujahiddin Indonesia Timur.

Prajurit dari Batalyon Infanteri Raider 514 Kostrad yang tergabung dalam Satgas Tinombala  berhasil menembak mati dua orang teroris Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) yang merupakan jaringan Kelompok Santoso. Selain itu, Kostrad juga mendapatkan dua pucuk senjata di Desa Kilo Atas, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawasi Tengah, Senin (15/5) yang lalu.

 

Kepala Penerangan Komando Strategi Angkatan Darat (Kapen Kostrad) Kolonel Inf Agus Bhakti memaparkan, dari penjelasan Komandan Brigade Infanteri Raider 9 Kostrad diungkapkan bahwa pada pukul 10.30 Wita, Tim Satgas Tinombala melaksanakan observasi wilayah dan menemukan jejak bekas patahan kayu di koordinat 1701-5842. Setelah ditelusuri jejak tersebut, ditemukan bivak/tenda yang diduga berisi delapan orang DPO MIT, selanjutnya dilakukan penyergapan dan terjadi kontak tembak.

 

“Kontak tembak antara enam orang personel Tim Satgas Tinombala dengan delapan orang DPO MIT terjadi sekitar pukul 11.05 Wita di koordinat 1699-5842, Daerah Simpang Angin Pegunungan Biru, tepatnya di Desa Kilo Atas, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah,” ujar Kolonel Inf Agus Bhakti, dalam siaran persnya, Kamis (25/05/2017).

 

Dari hasil kontak tembak tersebut, lanjut dia, prajurit TNI berhasil menewaskan dua orang DPO MIT dan mendapatkan satu pucuk senjata laras panjang jenis SS-1 dan satu pucuk Cis senapan angin serta dua magazen berikut munisi.

 

“Jenazah kedua DPO MIT yang tewas dalam proses identifikasi,” ujarnya.

 

Danbrigif Raider 9 Kostrad  juga menginformasi9kan, pada saat terjadi kontak tembak antara prajurit TNI dan jaringan teroris DPO MIT, salah seorang personel TNI yakni Pratu Zulfiqar mengalami luka tembak di bagian ketiak.

 

“Saat ini, Pratu Zulfiqar sudah di evakuasi ke RSPAD Jakarta untuk perawatan lebih lanjut,” ucapnya.

 

Setelah terjadi kontak tembak antara prajurit TNI dan DPO MIT,  Satgas Tinombala masih melakukan pengejaran terhadap ke enam teroris lainnya yang diperkirakan melarikan diri ke hutan pegunungan Biru.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*