Breaking News

Politisi Senior Golkar Tak Punya Hak Suara, Namun Punya Pengaruh Di Munaslub

Politisi Senior Golkar tidak punya hak suara di Munaslub, namun punya pengaruh.

Partai yang berlambang pohon beringin (Golkar) akan segera melaksanakan pemilihan Ketua Umum (Ketum) baru di Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Bali.

Tokoh senior Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) dan Luhut Binsar Pandjaitan disinyalir memiliki calon yang masuk dalam bursa Caketum dan akan memberi dukungan untuk Munaslub di Bali nanti. Namun, bagi Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, menganggap dukungan tersebut bukanlah apa-apa.

“Pak Luhut, Pak JK semuanya punya dukungan, kan enggak apa-apa. Apakah nanti ada Siswono, ataukah Pak Sarwono, nggak apa-apa,” ujar Ical di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/5/2016).

Ical sapaan Ketum Golkar itu mengatakan bahwa, tidak ada masalah, karena para tokoh senior Golkar itu sudah tidak lagi memiliki hak suara dalam Munas yang akan digelar di Bali, 14 Mei 2016 nanti.

“Mereka enggak punya hak suara kan. Yang punya hak suara adalah voters,” lanjut Ical.

Ical saat ditanya, seberapa besar pengaruh dukungan senior-senior Golkar itu bagi keterpilihan caketum tertentu. “Enggak terlalu banyak saya kira. Saya kira mereka tentu mendengar, oh ini, oh ini orang baik, ini orang enggak baik, ini orang baik, ini satu lagi orang baik. Yang satu bilang orang lebih baik. Ya dibenarkan saja,” jelas dia.(Jimmi)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*