Breaking News

Polisi Harus Usut Tuntas Pelaku Penipuan Nasabah

Polisi Harus Usut Tuntas Pelaku Penipuan Nasabah.

Aparat penegak hukum diminta mengusut tuntas tindak pidana penipuan yang dialami masyarakat, terutama para nasabah yang menyimpan uangnya pada pihak yang berkedok koperasi.

 

Salah satu modus penipuan nasabah yang sudah dilaporkan ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia adalah penggelapan dana yang dilakukan oleh pimpinan PT Cakrabuana Sukses Indonesia (CSI), M Yahya Cs.

 

Kuasa Hukum korban CSI, Aitin mengatakan, penipuan dan penggelapan dananasabah yang dilakukan tadinya sudah diupayakan agar diselesaikan secara damai, berupa pengembalian dana nasabah. Akan tetapi, kesepakatan itu tidak kunjung dilakukan oleh Yahya Cs.

 

Menurut dia, Yahya Cs tidak memiliki itikad baik untuk mengembalikan dana itu. “Ini sudah sangat keterlaluan, seluruh keluhan para korban tidak dapat lagi ditahan karena memang tidak ada itikad baik dari pihak Yahya Cs,” ujar Aitin, Kamis (30/3).

 

Aitin mengaku geram dengan dengan sepak terjang Yahya Cs yang terus menghindar dari kewajibannya. Yayah juga memaksa anggota untuk membuat surat pernyataan agar setuju pengembalian uang dilakukan jika ada pengadilan. Kini, Yahya telah menjadi tersangka dan ditahan pihak Kepolisian.

 

“Kami jelas menolak cara-cara yang dilakukan Yahya Cs terkait pengembalian dana anggota seperti itu,” ujarnya.

 

Sebenarnya, lanjut dia, sudah makin banyak anggota yang ingin melaporkan Yahya Cs ke Polisi. Namun niat untuk melaporkan Yahya CS ke polisi sempat tertahan, dikarenakan hendak menunggu putusan pengadilan. Namun, setelah melihat kondisi sidang pailit  di Pengadilan Niaga, pelaporan pun kian membludak.

 

“Saya tidak dapat menahan lagi, karena situasi upaya yang kami lakukan di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Dimana, dari jawaban Yahya Cs memang tidak secara langsung menghambat kami dengan PKPU, namun mereka melakukan penghambatan lain. Kami menduga, ada pihak lain yang berusaha melakukan proses PKPU untuk menghambat permohonan pailit kami,” jelas Aitin.

 

Bersama Bob Hasan and Partners, Aitin menegaskan, pihaknya akan melakukan perlawanan sampai titik darah penghabisan.

 

Intinya, kata dia, para korban sudah muak dengan permainan ini dan akan meminta Mabes Polri untuk membuka Crisis Centre pengaduan korban CSI.

 

“Agar Yahya Cs dapat dikenakan pasal tambahan yaitu penipuan dan penggelapan,” ujarnya.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*