Breaking News

Persulit Pengusutan Laporan Masyarakat, Jaksa Nakal Harus Ditindak Tegas

Majelis Pertimbangan Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) Jakarta, Sandi Ebenezer Situngkir: Banyak Jaksa Nakal berkeliaran, harus dibersihkan dan ditindak tegas!

Jaksa Agung dan jajaran pimpinan Kejaksaan diminta bertindak tegas terhadap kinerja aparaturnya dalam menanggapi laporan masyarakat. Soalnya, dari ribuan laporan masyarakat, banyak yang tidak jelas tindaklanjutnya.

Majelis Pertimbangan Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) Jakarta Sandi Ebenezer Situngkir menyampaikan, laporan masyarakat yang tidak diproses sering kali menimbulkan ketidakpaastian hukum bagi masyarakat itu sendiri.

“Banyak laporan masyarakat tertahan di jaksa. Entah karena apa alasannya, kita pun kurang tahu. Ke PBHI sendiri banyak laporan masyarakat terkait sengketa hukum, dan ketika kita susuri ke kejaksaan, eh ternyata ditumpuk begitu saja, tak dikerjakan,” papar Sandi di Jakarta, Sabtu (18/06/2016).

Selain tidak dikerjakan, lanjut dia, banyak juga laporan atau berkas hukum dari masyarakat yang dimainkan sehingga malah ngambang proses hukumnya. Hal ini, menurut Sandi, menyebabkan masyarakat pencari keadilan tidak memiliki kepastian hukum.

“Saya kira, itu sejenis kenakalan penyidik atau jaksa juga. Kita meminta, perilaku seperti itu tidak perlu dibiarkan terjadi di setiap institusi penegak hukum. Tindak tegas jaksa-jaksa yang nakal,” ujar Sandi.

Kinerja kejaksaan, lanjut dia, juga akan tergambar seberapa akurat dan cepat dalam menangani perkara dana atu laporan yang disampaikan oleh masyarakat pencari keadilan.

“Ada loh, satu perkara yang harusnya sederhana, dan bisa segera diproses, malah hingga bertahun-tahun ngendon atau malah diambangkan begitu saja. Ini kan tak fair. Jadi, ya harus dievaluasi dan ditindak tegas jaksa-jaksa yang bermain begitu,” pungkasnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kajati Jabar) Setia Untung Arimuladi mengatakan, jika memang ada jaksa nakal yang mempersulit penanganan perkara, dirinya hendaknya dilapori langsung, agar bisa dilakukan tindakan.

Sebaga Kajati yang memiliki tanggungjawab dan fungsi Waskat (Pengawasan Melekat) di jajarannya, mantan Kepala Biro Umum Kejaksaan Agung ini juga akan memproses jaksa-jaksanya yang nakal.

“Lapor langsung ke Saya! Jika memang ada temuan atau indikasi seluruh pegawai Kejati dan Kejari di seluruh Jabar tidak benar dalam menangani sebuah perkara,” ujar Untung.

Mantan Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (kapuspenkum) itu mengatakan, masyarakat memiliki bukti bahwa di tubuh Kejati terdapat oknum-oknum nakal, maka laporkan saja. Namun tentunya beserta bukti-bukti yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.‬

“Kalau ada di internal kejaksaan baik kota dan kabupaten yang melakukan kegiatan di luar prosedur hukum laporkan dengan catatan data yang lengkap,” ujar pria yang pernah menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Riau itu.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*