Breaking News

Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Untuk Korban Gempa di Palu

Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Untuk Korban Gempa di Palu.

Pasca gempa dan gelombang tsunami yang melanda wilayah Palu, Donggala dan Sigi pada 12 hari yang lalu, simpati dan dukungan terus berdatangan dari seluruh wilayah Indonesia dan dunia internasional bagi masyarakat korban.

Gempa berkekuatan 7,4 SR berpusat di laut Donggala yang mengakibatkan tsunami di Pantai Palu, Sulawesi Tengah sempat melumpuhkan aktivitas ekonomi dan sosial yang ada di Kota Palu.

Dampak lain dari gempa tersebut juga terjadi tanah amblas atau likuifaksi di Kelurahan Petobo, Balaroa, dan Jono Oge.

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dirilis pada  tanggal 9 Oktober 2018, jumlah korban tewas tercatat sebanyak 2.010 orang, dimana jumlah korban tewas terbesar berada di wilayah Palu dengan jumlah 1.601 Orang.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) telah melakukan layanan tanggap darurat dengan melakukan layanan jemput bola berupa pendataan langsung ke perusahaan peserta yang terkena dampak gempa dan tsunami. BPJS Ketenagakerjaan menurunkan Tim Tanggap Darurat untuk membantu Kantor Cabang Palu dalam memberikan pelayanan kepada para peserta.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Bapak Krishna Syarif di sela kunjungan menjenguk David Lecky, peserta yang terjatuh dari lantai 7 Hotel Roa Roa mengatakan, semua peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami musibah saat melakukan pekerjaannya dalam gempa itu, akan disantuni.

“Saudara David sedang melakukan ativitas pekerjaan sebagai staf engineering saat gempa terjadi.  Musibah yang menimpa David masuk dalam lingkup kecelakaan kerja dan harus segera mendapatkan pengobatan tanpa batasan biaya sesuai dengan indikasi medis,” tuturnya, dalam siaran pers, Kamis (11/10/2018).

Krishna juga menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BPJS Ketenagakerjaan berupa kebutuhan pokok yang dapat dipergunakan untuk  kebutuhan hidup sehari-hari kepada David dan keluarga.

Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Palu posisi 30 September 2018, tenaga kerja aktif di Kota Palu sebanyak 31.547 tenaga kerja, Kabupaten Donggala sebanyak 4.146 tenaga kerja dan Kabupaten Parigi sebanyak 5.470 tenaga kerja.

Dia melanjutkan, pihaknya terus melakukan pendataan dengan mengunjungi langsung ke perusahaan dan menghimbau kepada para peserta dan perusahaan yang terkena dampak akibat gempa dan tsunami Palu, Donggala dan Sigi, agar segera melaporkan diri kepada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palu atau menghubungi nomor: (0451) 481212 untuk mendapatkan pelayanan.

“Termasuk peserta yang sudah kembali ke kampung halaman, agar mendapatkan layanan di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan yang terdekat dengan domisilinya,” tutu Krishna.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*