Breaking News

Perdalam Kemampuan Intelijen, Kejaksaan Agung Kirim 40 Jaksa Terbaik Ikuti Diklat

Perdalam Kemampuan Intelijen, Kejaksaan Agung Kirim 40 Jaksa Terbaik Ikuti Diklat.

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengirim 40 jaksa terbaiknya untuk mengikuti Diklat Intelijen Dasar di satuan Induk Badan Intelijen Strategis TNI (Sat Induk BAIS-TNI), Cilendek-Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, (14/08/ 2018).

Diklat Intelijen Dasar diselenggarakan berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kejaksaan RI dan Tentara Nasional Indonesia Nomor: Kep-070/A/JA/04/2018 dan Nomor 17/IV/2018 tanggal 10 April 2018, tentang Kerjasama dalam peningkatan Sumber daya Manusia (SDM) dan Peningkatan Profesionalisme di Bidang Penegakan Hukum.

“Diharapkan nantinya dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan para jaksa dalam melakukan kegiatan pendeteksian dan peringatan dini, penyelidikan, pengamanan, dan penggalangan sebagai upaya menangkal segala bentuk ancaman dan gangguan dalam tugas-tugas penegakan hukum,” kata Kaban Diklat Kejaksaan RI, Setia Untung Arimuladi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (16/08/2018).

Pendidikan Dasar Intelijen bagi para jaksa itu di ikuti oleh para Kepala Seksi Intelijen dari Kejaksaan Negeri Seluruh Indonesia, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 tahun 2011 tentang Intelijen Negara dimana Kejaksaan sebagai Intelijen Penegakan Hukum.

Kegiatan yang  dilatih oleh jajaran TNI tersebut diharapkan mampu menjadi agen Intelijen Negara yang tangguh dan professional guna menunjang kinerja sebagai seorang jaksa.

“Jadi mereka akan dididik, dilatih dan dibimbing oleh Satuan Induk BAIS-TNI agar mereka menjadi agen intelijen Negara yang tangguh dan professional guna menunjang kinerja sebagai seorang jaksa dan dapat mengaplikasikan ilmunya ditempat satuan kerjanya masing-masing,” ujarnya.

Untung berharap para pegawai Kejaksaan yang telah memenuhi syarat sebagai peserta Diklat Intelijen Dasar Tahun 2018 itu dapat menjadi jaksa Intelijen yang tangguh.

“Kiranya Komandan Sat Induk BAIS TNI beserta jajarannya dan para Widyaiswara serta para tenaga pengajar dapat membimbing membina dan membekali para peserta Diklat Intelijen Dasar Tahun 2018 sebaik-sebaiknya,” pungkasnya.

Diklat Intelijen Dasar itu berlangsung selama 2 bulan, sejak 14 Agustus sampai 12 Oktober 2018. Sebagai, Komandan Satuan Induk BAIS TNI Brigadir Jenderal Hendri Paruhuman Lubis.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*