Breaking News

Pemuda Indonesia Serukan Pemerintah Tindak Tegas Perusak Pancasila

Pemuda Indonesia Serukan Pemerintah Tindak Tegas Perusak Pancasila.

Sejumlah organisasi massa kepemudaan (ormas kepeduaan) yang menyebut dirinya Pemuda Indonesia, menyampaikan bahwa merawat Kebhinnekaan dan memperteguh komitmen terhadap Pancasila perlu dilakukan dengan cara pemerintah melakukan tindakan tegas terhadap perusak nilai-nilai Pancasila.

 

Para pemuda Indonesia yang terdiri dari Gerakan Pemuda Ansor, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Pemuda Katolik, Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Katolik (ISKA), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri PB PMII), Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah Indonesia), Taruna Merah Putih (TMP), Garda Pemuda NasDem dan Pemuda Hanura, mendesak pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, untuk melakukan kebijakan dan tindakan tegas melindungi keadaban publik yang selama ini telah dibangun dengan nilai-nilai Pancasila.

 

Salah seorang Juru Bicara Pemuda Indonesia Panel Barus mengatakan, pemerintah dan aparat negara dituntut harus lebih tegas untuk memerangi dan tidak memberi ruang terhadap perorangan, kelompok, dan organisasi yang secara jelas terbukti melawan semangat Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan menciderai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Mereka juga meminta pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, untuk menyempurnakan pendirian Unit Kerja Presiden untuk Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) dengan pembersihan aparatur negara baik sipil, TNI, dan Polri, hingga BUMN dan PTN dari anasir-anasir intoleran, radikal, dan teroris.

 

“UKP-PIP harus melakukan pembinaan kepada mereka yang setia dan tunduk kepada nilai-nilai Pancasila, namun pemerintah harus tegas kepada mereka yang menyabotase Pancasila dari dalam aparatur negara,” ujar Panel Barus, dalam siaran pers, Sabtu (03/06/2017).

 

Pemuda Indonesia, juga menyerukan persatuan Nasional dan semangat gotong royong kepada pemerintah dan segenap komponen Bangsa Indonesia.

 

“Dan, dengan giat dan terus-menerus memperkuat keutuhan  Bangsa Indonesia dan melawan perorangan, kelompok, dan organisasi intoleran, radikal, dan teroris. Perkuat konsolidasi pada warga sekitar kita agar tidak mudah diracuni dengan pemikiran-pemikiran yang dapat menghancurkan keutuhan bangsa dan Negara,” pungkasnya.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*