Breaking News

Pemerintah dan DPRD Kepulauan Riau Sepakat Naikkan Harga Listrik, Buruh Batam Bergejolak!

Pemerintah dan DPRD Kepulauan Riau Sepakat Naikkan Harga Listrik, Buruh Batam Bergejolak!

Rencana pemerintah Kepulauan Riau dan DPRD Kepulauan Riau yang menyepakati kenaikan harga Tarif Dasar Listrik (TDL) di Batam menuai gejolak dan protes keras dari buruh.

 

Penolakan besar-besaran pun terjadi, dengan turunnya buruh dan masayrakat Batam dalam aksi penolakan kenaikan TDL itu ke Kantor DPRD Batam.

 

Ratusan Buruh dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Muchtar Pakpahan wilayah Provinsi Kepulauan Riau menolak keras kebijakan menaikkan TDL yang menyengsarakan rakyat itu.

 

Ketua DPC SBSI Kepulauan Riau Santo Lubis dalam orasinya mendesak DPRD Kepri mencabut persetujuannya menaikkan TDL Batam yang telah sempat disetujuinya ke Gubernur Kepri.

 

Santo juga mendesak Gubernur Kepri menghentikan niatnya mengeluarkan keputusan menaikkan TDL di Batam, yang direncanakan akan mulai berlaku per Maret 2017 ini.

 

“Bagaimana pun caranya, kita harus terus bergerak dan mendesak agar Gubernur serta DPRD Kepulauan Riau membatalkan kenaikan TDL Batam,” ujar Santo Lubis, Senin (06/03/2017).

 

Menurut Santo, pembatalan TDL itu mendesak dilakukan, selain tidak memenuhi prosedur, kenaikan TDL Batam sangat tidak wajar. “PLN Rugi? Tidak. Jangan rampok rakyat untuk investasi. Rakyat sudah berinvestasi sejak pemasangan baru,” ujarnya.

 

Dia menjelaskan, kenaikan TDL sebesar 40 persen tidak sebanding dengan kenaikan upah buruh yang hanya 8-11 persen di Batam. Dengan kenaikan TDL, lanjut dia, kehidupan masyarakat di Batam, terutama para buruh kian terhimpit. Kenaikan TDL itu, lanjut dia, memicu kenaikan harag-harag kebutuhan pokok yang sangat tinggi di Batam.

 

“Kapan lagi rakyat sejahtera kalau begini terus kebijakan pemerintah? Pemerintah dan Wakil Rakyat Batam di DPRD kerjanya hanya menguras rakyat terus. Hentikan semua itu. Tolak kenaikan TDL Batam,” pungkas Santo.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*