Breaking News

Para Pengusaha Juga Harus Berjiwa Nasionalis

Para Pengusaha Juga Harus Berjiwa Nasionalis.

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bersama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) menginginkan para pengusaha dan pelaku bisnis berjiwa nasionalis.

Menurut Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P Roeslani, pemahaman nilai-nilai kebangsaan Indonesia bagi para pelaku ekonomi dan kalangan pengusaha tanpa terkecuali, sangat penting bagi ketahanan ekonomi nasional dalam menghadapi globalisasi.

“Wawasan kebangsaan justru diperlukan sebagai orientasi dasar dalam berbisnis,” tutur Rosan di sela acara penandatanganan MoU Kadin dengan Lemhannas, di Gedung Trigatra, Lemhanas, di Jakarta, Selasa (24/04/2018).

Wawasan kebangsaan, kata dia, bisa menjadi antisipasi agar terhindar dari sumber hambatan ekonomi dan bisnis itu sendiri, misalnya perilaku korupsi, buruknya infrastruktur, konflik sosial, kerusakan lingkungan, penyeludupan, ketergantungan pada pihak asing dan sebagainya.

“Landasan wawasan kebangsaan perlu diperkuat oleh semua pihak,” ujarnya.

Para pengusaha, lanjut Rosan, mencoba mengatasi hambatan-hambatan ekonomi dengan peraturan perundang-undangan, teknologi, permodalan serta kerjasama dengan negara lain.

“Namun kita terkadang melupakan bahwa pada dasarnya semua permasalahan tersebut bersumber dari lemahnya wawasan kebangsaan,” katanya.

Menurut dia, peran swasta akan sangat besar dalam era globalisasi ekonomi. Demikian juga di forum-forum kerjasama ekonomi Indonesia dengan negara-negara di dunia. Sehingga diperlukan orientasi kebangsaan yang jelas dan kuat.

“Untuk kepentingan bisnis yang selaras dengan kepentingan nasional,” ujarnya.

Kadin, lanjut dia, memiliki peranan vital dalam pembangunan ekonomi. Rosan berharap, melalui kerjasama pelatihan antara Kadin dan Lemhanas dapat menciptakan para pengusaha yang tangguh dan berwawasan kebangsaan yang mementingkan kepentingan masyarakat luas.

Penandatangan nota kesepahaman tersebut merupakan perpanjangan MoU yang sudah ditandatangani sejak 2013.

Ketua Pelaksana Pelatihan Kadin-Lemhanas Yugi Prayanto mengatakan, untuk menghadapi tantangan global, Indonesia perlu memperkuat economic intelligent, sehingga apa yang terjadi di luar bisa diprediksi dampaknya ke dalam negeri dengan segera.

“Tidak hanya itu, pemetaan strategi para pelaku ekonomi nasional juga perlu diperkuat demi ketahanan ekonomi yang harus dijaga,” ujar Yugi.

Pertumbuhan ekonomi, lanjutnya, harus sejalan dengan kesiapan para pelaku ekonomi.

“Itu juga harus diperhatikan. Kita berharap, ke depan akan lebih banyak lagi para pelaku usaha yang dapat mengikuti pelatihan dengan Lemhannas RI,” ujar Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perikanan dan Kelautan itu.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*