Breaking News

Pak Jaksa Agung, Tolong Bongkar Kasus Kakap Yang Dipetieskan

Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GAK) Petrus Selestinus Minta Jaksa Agung Bongkar Kasus BLBI Dan Kasus Kakap Lainnya. Para Advokat Serahkan Bukti-Bukti.

Kejaksaan Agung didorong untuk terus mengungkap tuntas perkara-perakara korupsi kakap yang sudah dipetieskan di masa silam.

Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GAK) Petrus Selestinus menyampaikan, memang banyak kasus besar yang seharusnya bisa diusut tuntas oleh korps Adhiyaksa itu. Bukan hanya kasus baru, namun juga kasus-kasus lama yang mangkrak.

“Banyak kasus lama yang tidak diusut tuntas. Seperti kasus Kasus Cessie Bank Bali. Kami meminta Jaksa Agung untuk membuka kembali dan menuntaskannya,” ujar Petrus Selestinus, di Jakarta.

Untuk itu, Petrus dan kawan-kawannya para advokat pun sudah bertemu Jaksa Agung HM Prasetyo dan Jampidsus Arminsyah di Gedung Kejaksaan Agung. Petrus yang datang bersama sejumlah advokat yang tergabung dalam GAK, diterima Jaksa Agung pada Rabu, tanggal 27 Januari 2016, pukul 14.30. Pertemuan para Advokat bersama Jaksa Agung, diungkapkan Petrus, adalah untuk menyampaikan informasi dan bukti-bukti tambahan terkait sejumlah perkara kakap yang sudah pernah ditangani kejaksaan agung pada masa-masa terdahulu.

“Sekaligus, kami juga meminta penjelasan atas status dan perkembangan kasus-kasus itu,” ujar pria yang juga merupakan Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) itu.

Dalam dialog yang berlangsung selama dua jam itu, lanjut Petrus, Jaksa Agung menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan penyelidikan kasus dugaan korupsi mengalami keterlambatan.

“Selain  saksi yang tidak kooperatif, juga ada faktor menghilangnya sejumlah saksi kunci,” ungkap Petrus.

Meski begitu, lanjut Koordinator Forum Advokat Pengawal Konstitusi (Faksi) itu, Kejaksaan tetap optimis dan meminta dukungan publik khususnya GAK, agar kasus-kasus itu bisa selesai diproses dan mendapatkan kepastian hukum.

“Jaksa Agung berharap agar KPK dapat bekerja sama dengan Kejaksaan untuk mengungkap berbagai dugaan kasus kurupsi yang selama ini disebut-sebut,” kata Petrus.

Sebagai warga Negara Indonesia yang juga bergelut di bidang hukum, lanjut Petrus, GAK berjanji akan membantu Kejaksaan berupa berbagai informasi tentang dugaan keterlibatan pihak-pihak yang diduga kuat terlibat dalam kasus-kasus itu.

Tentu saja, kata Petrus, peran serta masyarakat luas sangat diharapkan agar Kejaksaan Agung dengan sungguh-sungguh melaksanakan tugas penegakan hukum.

“Khususnya dalam pemberantasan korupsi, itu juga sebagai ujian buat Jaksa Agung yakni untuk membongkar tuntas kasus korupsi Permufakatan Jahat dan kasus Cessie Bank Bali yang sudah lama mengendap di Kejaksaan Agung serta memerlukan penanganan yang serius dan dipertanggungjawabkan ke publik,” pungkas Petrus.(JR-1)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*