Breaking News

Nyatakan Pemerintah Keliru, Buruh Positif Ajukan Citizen Law Suit

Nyatakan Pemerintah Keliru, Buruh Positif Ajukan Citizen Law Suit.

Nyatakan data pemerintah keliru, buruh segera lakukan gugatan citizen law suit. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyampaikan, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia (Menaker Trans) telah keliru menanggapi isu Tenaga Kerja Asing (TKA) Cina.

 

“Seperti pernyataannya yang mengatakan TKA di Indonesia hanya 74 ribu, sedangkan TKI di luar negeri 6,5 juta jiwa, jelas pernyataan ini keliru, karena di negara tujuan TKI, Undang Undang-nya memperbolehkan buruh kasar atau pekerja unskilled bekerja di negara tersebut, artinya negara tersebut membutuhkan TKI. Sedangkan di Indonesia, jelas-jelas melarang TKA unskill. Lagi pula, pekerja lokal Indonesia masih banyak menganggur,” ujar Said Iqbal dalam keterangan persnya, di Jakarta, Senin (09/01/2017.

 

Bahkan, lanjut Said Iqbal, dari survei lewat twitter resmi yang dilakukan KSPI, kata Said Iqbal, diperoleh kesimpulan bahwa sebanyak 93 persen menyetujui dilakukannya gugatan citizen law suit oleh KSPI terhadap pemerintah mengenai TKA Cina itu.

 

“Dan lima persen menyatakan tidak setuju, sedangkan dua persen menyatakan tidak tahu,” ujarnya.

 

Data itu, lanjut dia, menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia kini sangat resah dengan kehadiran TKA Cina Ilegal. Kedatangan pekerja asal Cina yang ilegal itu pun sudah sangat mengancam pekerja lokal.

 

“Data ini menunjukan masyarakat sangat resah dengan TKA Cina illegal dan mengancam pekerja lokal, sehingga mereka mendukung penuh rencana KSPI yang akan mengajukan gugatan pada 30 Januari mendatang berupa citizen law suit,” ujar Said Iqbal.

 

Dia menyampaikan, buruh meminta Presiden, Wakil Presidenm Menaker agar menyetop masuknya TKA Ilegal asal Cina terutama yang unskill workers. “Serta cabut bebas visa bagi Tiongkok, dan denda Rp 1 kepada Pemerintah,” ujar Said Iqbal.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*