Breaking News

Muchtar Pakpahan Diterima Menaker, Tunduk Pada Putusan MA, KSBSI Dilarang Pakai Logo SBSI, Jika Masih Ngeyel Akan Tindak Tegas

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Prof Dr Muchtar Pakpahan yang hadir bersama Sekjen DPP SBSI Andi Naja FP Paraga dan Ketua Konsolidasi DPP SBSI Amser Hutauruk diterima Menaker Hanif Dhakiri dan jajarannya Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kemenakertrans Maruli Hasiholan Tambunan, Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemenaker Hayani Rumondang, Direktur Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Kemenakertrans Sahat Sinurat, dan Direktur Kelembagaan dan Kerja Sama Hubungan Industrial Kemenaker S Junaedah AR. Pertemuan berlangsung sekitar dua jam, yang dimulai pada pukul 15.00 WIB di Kantor Kementerian Tenaga Kerja, Jakarta, Kamis (02/03/2017).

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Hanif Dhakiri berjanji akan segera menindak Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) lantaran masih ngotot mempergunakan Logo, Nama, Mars, dan Tri Darma Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI)-nya Muchtar Pakpahan dalam segala aktivitasnya.

 

KSBSI adalah organisasi yang juga dibesarkan oleh Muchtar Pakpahan dkk itu diminta menghentikan aksinya mempergunakan Logo, Nama, Mars, dan Tri Darma Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI).

 

Hal itu disampaikan Menakertrans kepada Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Prof Dr Muchtar Pakpahan saat DPP SBSI dan Menakertrans mengadakan pertemuan di kantor Menakertrans, Kamis siang (02/03/2017).

 

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Prof Dr Muchtar Pakpahan mengungkapkan, bahwa di dalam pertemuan itu, Hanif Dhakiri sebagai Menakertrans juga menginstruksikan kepada seluruh jajarannya di seluruh Indonesia, agar segera mendaftarkan SBSI-nya Muchtar Pakpahan sebagai Serikat Buruh yang sah mempergunakan Logo, Nama, Mars, dan Tri Darma Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI).

 

“Pak Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri menyampaikan, bahwa kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi melarang KSBSI mempergunakan Logo, Nama, Mars, dan Tri Darma Serikat Buruh Sejahtera Indonesia,” ujar Muchtar Pakpahan, usai pertemuan dengan Menaker di kantor Kemenaker, Jakarta, Kamis sore (02/03/2017).

 

Hal itu pun telah ditegaskan dalam Putusan MA (Mahkamah Agung) Republik Indonesia No : 378/Pdt.Sus – HKI / 2015. Jo. Nomor : 69 / Pdt.Sus – hak Cipta / 2014 / PN. Niaga. Jkt. Pst, yang berisikan memengabulkan kasasi dari pemohon kasasi Dr Muchtar Pakpahan SH, MA, bahwa kepemilikan Logo, Nama, Mars, dan Tri Darma Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) yang sah adalah SBSI Muchtar Pakpahan.

 

Sengketa logo itu telah selesai dengan keputusan MA tersebut. Namun, dalam praktiknya, KSBSI yang kini dikendalikan oleh Mudhofir dan Rekson Silaban masih saja mengklaim Logo, Nama, Mars, dan Tri Darma Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) itu sebagai milik KSBSI.

 

“Karena itulah, tadi pak Menakertrans menyampaikan bahwa dirinya akan segera mengultimatum seluruh jajarannya agar mensahkan dan menerima SBSI di semua lini, dan memerintahkan KSBSI tidak memakai Logo, Nama, Mars, dan Tri Darma SBSI lagi. Pak Menteri bilang, KSBSI harus segera menanggalkan Logo, Nama, Mars, dan Tri Darma SBSI itu. Dan beliau akan segera meminta KSBSI mengganti nama sebagai organisasi baru tanpa mengkait-kaitkan dengan SBSI. Biarlah KSBSI membentuk organisasi baru saja, begitu penjelasan Pak Menteri,” tutur Muchtar.

 

Pertemuan yang dilakukan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Prof Dr Muchtar Pakpahan yang hadir bersama Sekjen DPP SBSI Andi Naja FP Paraga dan Ketua Konsolidasi DPP SBSI Amser Hutauruk diterima Menaker Hanif Dhakiri dan jajarannya Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kemenakertrans Maruli Hasiholan Tambunan, Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemenaker Hayani Rumondang, Direktur Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Kemenakertrans Sahat Sinurat, dan Direktur Kelembagaan dan Kerja Sama Hubungan Industrial Kemenaker S Junaedah AR.

 

Pertemuan berlangsung sekitar dua jam, yang dimulai pada pukul 15.00 WIB di Kantor Kementerian Tenaga Kerja, Jakarta, Kamis (02/03/2017).(JR)

2 Comments on Muchtar Pakpahan Diterima Menaker, Tunduk Pada Putusan MA, KSBSI Dilarang Pakai Logo SBSI, Jika Masih Ngeyel Akan Tindak Tegas

  1. Hidup…..Buruh……Hidup buruh….Hidup….Buruh…..
    Salam
    PK PT Vale Indonesia LUWU TIMUR

  2. Minta kontak nya sbsi mp dong 081254010909

Leave a comment

Your email address will not be published.


*