Breaking News

Minim Perhatian Pemerintah, GMKI Wilayah I Sumut-NAD Gelar Aksi Solidaritas dan Bantuan Sosial Bagi Korban Banjir di Kota Padang Sidempuan

Minim Perhatian Pemerintah, GMKI Wilayah I Sumut-NAD Gelar Aksi Solidaritas dan Bantuan Sosial Bagi Korban Banjir di Kota Padang Sidempuan.

Baru minggu lalu Presiden Joko Widodo mengunjungi wilayah Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan di Sumatera Utara, namun perhatiannya untuk mempedulikan warga yang menjadi korban banjir di Kota Padang Sidempuan tidak terlihat.

 

Meski tidak dipedulikan, masyarakat korban harus tetap dibantu. Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Wilayah I yang meliputi Sumatera Utara-Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) menggelar aksi solidaritas bantuan sosial bagi para korban banjir di Kota Padang Sidempuan, Tapanuli Selatan, Sumut.

 

Koordinator Wilayah I Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Swangro Lumbanbatu menyampaikan, dirinya telah menginstruksikan kepada 11 cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI)yang berada di wilayah Sumatera Utara-Nanggroe Aceh Darussalam untuk melakukan aksi solidaritas membantu saudara-saudara yang terkena bencana banjir di Padang Sidempuan.

 

“Dengan ini kami seluruh kader GMKI Wialyah I yang meliputi Sumut-NAD, merasakan apa yang dirasakan saudara kami. Kami ada 11 Cabang tersebar di Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darusalam. Menginstruksikan seluruh GMKI Se-Wilayah I ( Sumut- NAD ) untuk membawakan dalam Doa ataupun Ibadah, agar saudara kami terkasih tetap dikuatkan Tuhan Allah. Serta mereka adalah bagian dari bangsa dan negara kita ini,” tutur Swangro Lumbanbatu dalam siaran persnya yang diterima redaksi, Rabu (29/03/2017).

 

Dia menegaskan, GMKI Se-Wilayah ber-simpati dan ber-empati atas musibah bencana korban banjir di Kota Padang Sidimpuan, serta melakukan aksi solidaritas untuk meringgankan beban para korban.

 

“GMKI tidak boleh membeda-bedakan SARA, karena ini bukan persoalan agama ataupun suku. Tetapi ini persolan keutuhan ciptaan dan kemanusiaan, serta harus tetap berdamai dengan semua ciptaan dan berlandaskan Kasih,” ujarnya.

 

Karena itu, lanjut dia, GMKI Se-Wilayah I, yang meliputi GMKI Cabang Medan, Kabanjahe, Kotacane, Sidikalang, Pematang Siantar, Tarutung, Sibolga, Sidempuan, Teluk Dalam, Gunug Sitoli dan Rantau Parapat, secara serentak melakukan aksi solidaritas dan memberikan bantuan sosial untuk para korban banjir.

 

GMKI juga sudah membuat posko utama di Kota Padang Sidimpuan, yakni persisnya di sekretariat GMKI Cabang Padang Sidimpuan. “Serta membangun relawan kemanusiaan untuk membantu mempersiapakan dan meringankan kehidupan mereka sehari-hari, kita juga menerima bantuan dari pihak lain berupa sembako, sabun, pampers, sabun, mainan anak-anak dan lain-lain. Kita berharap pemerintah Sumatera Utara cepat dalam menanggapi dan bekerja keras untuk membantu serta meringankan beban dalam bencana yang ada di Kota Padangsidimpuan,” ujarnya.

 

Hujan deras membuat Sungai Batang Ayumi hingga meluap di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara hari Minggu malam (26/3/2017).

 

Banjir terjadi di 6 kecamatan di Kota Padangsidimpuan, yakni Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Padangsidimpuan Selatan, Padangsidimpuan Tenggara, Padangsidempuan Hutaimbaru, Padangsidimpuan Batunadua, dan Padangsidimpuan Angkola Julu.

 

Menurut Swangro, data sementara yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banjir menewaskan 5 warga setempat, 4 jiwa di Kecamatan PSP Hutaimbaru.

 

“Lebih dari 400 jiwa mengungsi di berbagai kelurahan, seperti Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan PSP Selatan 46 KK, Kelurahan Batang Ayumi Zulu, Kecamatan PSP Utara 110 jiwa, dan Kelurahan Batunadua, Kecamatan PSP Batunadua 200 jiwa. Sejumlah bangunan rusak dan hanyut di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Padangsidimpuan Utara, PSP Selatan, Angkola Julu. Rumah rusak 17 unit, rumah hanyut 17, dan kendaraan hanyut 7,” urainya.

 

Dia berharap, aksi solidaritas dan bantuan kemanusiaan yang digulirkan GMKI itu akan disambut baik semua pihak untuk menolong para korban banjir yang masih minim perhatian. Untuk informasi , posko dan perkembangan, Swangro memberikan nomor teleponnya untuk dihubungi di 081376900445.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*