Breaking News

Meski Tak Terlalu Optimis Bisa Terdongkrak, MP BPJS Akan Bantu Tingkatkan Partisipasi Kepesertaan BPJS

Kondisi perekonomian rakyat lagi sulit, namun MP BPJS berjanji akan bantu tingkatkan partisipasi masyarakat untuk menjadi peserta BPJS.

Melihat capaian kepesertaan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan, bisa dikatakan target BPJS sulit tercapai. Hal itu disampaikan oleh Koordinator Nasional Masyarakat Peduli (Kornas MP) BPJS, Hery Susanto dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) MP BPJS Se-DKI Jakarta, Sabtu (18/6/2016).

“Bagaimana BPJS mampu mencapai target dengan hanya 11 Kanwil dan 120 kantor cabang bisa menopang target?” katanya.

Oleh karena itu, menurutnya diperlukan peran strategis civil society untuk membantu tercapainya target. Apalagi, saat ini Indonesia tengah memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sehingga menjadi tantangan tersendiri karena akan banyak tenaga kerja asing yang akan bermukim lama. Namun menurut Hery, jangan juga melupakan nasib TKI di luar negeri dalam memperoleh jaminan sosial.

“Sebagai negara yang banyak mengekspor tenaga kerja, maka bukan mustahil diperlukan pendampingan civil society bagi pekerja indonesia di luar negeri,” ujarnya.

Abdul Latif, selaku Humas BPJS Ketenagakerjaan, yang juga bertindak sebagai pembicara dalam forum diskusi Rakorwil MP BPJS, mendukung adanya peran serta semua pihak untuk memaksimalkan angka partisipasi masyarakat.

“Kita terbuka dan perlu bantuan seluruh lapisan masyarakat, seperti kalangan kampus, mahasiswa, dan ormas yang peduli. Apalagi BPJS ketenagakerjaan ini memerlukan pengawasan berlapis lapis, agar aman dana dari keringat pekerja,” ujarnya.

Latif menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan harus dapat menjangkau seluruh pekerja, jumlah pekerja saat ini tercatat 130 juta jiwa.

“Ini merupakan pekerjaan berat. Apalagi tidak mudah merangkul pekerja informal. Kalau untuk pekerja formal tidak masalah karena bernaung di bawah lembaga,” ucapnya.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*