Breaking News

Menurut Aktivis Buruh Ini, Banyak Romantika SBSI di Era Orde Baru

Menurut Aktivis Buruh Ini, Banyak Romantika SBSI di Era Orde Baru.

Sejak berdirinya Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) pada 25 April 1992 sudah menyimpan banyak kisah. Ketua Umum Federasi Media Informatika dan Grafika (F-MIG SBSI), Vinsen Wangge mengatakan, SBSI merupakan organisasi buruh independen pertama di Indonesia.

 

Vinsen mengatakan, Prof DR Muchtar Pakpahan merupakan ketua umum sekaligus pendiri dari SBSI besama dengan Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Rachmawati SoekarnoputriSabam Sirait, dan Dr. Sukowaluyo Mintohardjo di CipayungJawa Barat. Muchtar Pakpahan kemudian terpilih sebagai ketua umum SBSI yang pertama.

 

Menurutnya, SBSI yang berdiri di masa Orde Baru tidak disenangi pemerintah dimasa itu dan mengawasi setiap kegiatannya.

 

“25 tahun lalu penguasa mencibir atas lahirnya SBSI. 25 tahun lalu militer dan polisi hadir memantau setiap gerak gerik SBSI. 25 tahun lalu penguasa melarang buruh masuk SBSI. 25 tahun lalu, bila buruh masuk SBSI pengusaha melakukan Pemutusan Hubungan Kerja alias di PHK. 25 tahun lalu berbagai cara dilakukan oleh penguasa dengan memecah belah pengurus dengan berbagai isu.,” Kata Vinsen di Jakarta, Selasa (25/04/2017).

 

Selain itu, Vinsen mengungkapakan, Ketua Umum SBSI, Prof DR Muchtar Pakpahan yang dikenal sebagai pejuang reformasi dan tokoh buruh Indonesia beberapa kali keluar masuk penjara karena selalu menyuarakan perlawanan terhadap pemerintahan Orde Baru.

 

Tidak hanya itu, ia menambahakan, banyak isu yang tidak benar beredar di masyarakat yang menhalangi pergerakan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia.

 

“Yang lebih memperihatinkan, ketika 25 tahun lalu Muchtar Pakpahan ditahan. SBSI bagaikan ayam yang kehilangan induknya. Semua pergerakan dari rumah SBSI di Kayu Ramin dihantui dengan isu yang tidak sedap dan dikenal dengan sebutan SBSI malam dan SBSI siang,” lanjutnya.(Nando)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*