Breaking News

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita Terima Gelar Doktor Kehormatan Bidang Kewirausahaan

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita Terima Gelar Doktor Kehormatan Bidang Kewirausahaan.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menerima anugerah gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) dalam bidang Pendidikan Kewirausahaan yang diberikan oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), di Bandung, Jawa Barat, Kamis, (18/10). Penganugerahan gelar Doktor Kehormatan ini diberikan bertepatan dengan Dies Natalis UPI ke-64.

Hingga saat ini UPI telah memberikan gelar Doktor Kehormatan kepada enam tokoh, termasuk Mendag Enggar. Salah satu penerima anugerah gelar kehormatan yang sama adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla.

“Sebagai mahasiswa yang lebih banyak menghabiskan waktu di jalan daripada di bangku kuliah, sedetik pun tidak pernah terlintas dalam benak saya, untuk mendapatkan kehormatan menerima gelar akademis tertinggi seperti ini. Pengakuan ini mengingatkan saya untuk selalu rendah hati dan memegang teguh prinsip bahwa belajar adalah proses berkelanjutan yang tiada henti,” jelas Mendag Enggar mengawali pidato ilmiahnya.

Penganugerahan gelar kehormatan ini, lanjut Mendag, memberikan konsekuensi tersendiri. “Pemberian gelar kehormatan ini, bukan hanya sekadar gelar. Namun, tentunya akan membuat saya untuk lebih berhati-hati dalam melaksanakan tugas kenegaraan,” tandas Mendag.

Mendag menyampaikan bahwa kewirausahaan di era revolusi industri 4.0 adalah kompetisi kecepatan menyampaikan dan menjual ide.

Ada empat konsep kewirausahaan yang juga disampaikan Mendag. Pertama, yaitu bahwa kewirausahaan bukan warisan, tetapi bisa digapai dengan pembelajaran.

Kedua, kewirausahaan merupakan pemberdayaan. “Usaha akan maju jika mengedepankan upaya memberdayakan orang-orang di sekitar kita dan membangun pola kemitraan, baik dengan pengusaha lokal atau usaha kecil dan menengah (UKM),” ujarnya.

Ketiga, wirausahawan adalah seorang visioner yang berpikir ‘out of the box’. “Seseorang akan sukses bila mau belajar dari pengalaman, gigih dalam berusaha dan mempunyai visi ke depan yang jelas. Wirausahawan yang sukses adalah mereka yang bisa memberikan aspirasi, menginspirasi orang-orang di sekitar untuk bekerja dengan gigih dan bekerja sama dalam mencapai tujuan yang jelas,” jelas Mendag.

Untuk dapat menjadi seorang visioner, lanjut Mendag, seseorang harus dapat memiliki tiga dasar pemikiran, yaitu ekspansif; berani mengambil risiko; serta berpikir ‘out of the box’.

Yang terakhir, wirausahawan adalah orang yang handal dan dapat diandalkan. “Kesuksesan dapat diraih jika seseorang mempunyai kebiasaan 3T, yaitu tepat waktu, tepat kualitas output, dan tepat janji,” tambah Mendag.

Di akhir pidatonya, Mendag juga memberikan pesan kepada para generasi muda untuk senantiasa menerapkan karakter kewirausahaan dan mendorong untuk menjadi wirausahawan.

“Jadilah versi terbaik bagi diri kita, lakukan yang terbaik dalam hidup kita, karena Indonesia akan kita genggam di masa mendatang. Tanamkanlah sifat dan karakter kewirausahaan dan jadilah wirausahawan. Apapun jenis pekerjaan Anda, dimana pun Anda, berada,” pungkas Mendag.

Mendag Enggar merupakan salah satu alumni UPI (dahulu IKIP Bandung), khususnya program studi Sastra Inggris tahun 1977. Pihak yang mengusulkan pemberian gelar Doktor Kehormatan ini adalah Ikatan Keluarga Alumni Universitas Pendidikan Indonesia dan rekomendasi dari empat guru besar, yaitu Prof. H. Fuad Abdul Hamied, M.A., Ph.D., Prof. Dr. H. Mohammad Ali, M.Pd., M.A., Prof. Dr. H. Aim Abdulkarim, M.Pd., dan Prof. Dr. M. Syaom Barliana, M.Pd., MT.

Adapun tim promotor terdiri atas Prof. Dr. H. Agus Rahayu, M.P., Prof. Dr. Disman, MS., Prof. Dr. Ratih Hurriyati, MP.

Penganugerahan gelar Doktor Kehormatan ini diberikan antara lain karena sebagai Mendag Enggar pemimpin perusahaan dan/atau grup perusahaan dan/atau organisasi pengusaha dinilai berhasil mendorong dan/atau menggerakkan pelaku bisnis lain, individu dan/atau kelompok, untuk mengembangkan kapabilitas kewirausahaan dan mengimplementasikannya secara konsisten.

Mendag Enggar juga dinilai memiliki keterlibatan yang tinggi dalam kegiatan akademik bidang kewirausahaan, antara lain dengan memberikan kuliah umum bagi mahasiswa dan dosen perguruan tinggi, pembicara kunci pada seminar atau konferensi nasional/internasional, narasumber pada lokakarya dan/atau pelatihan, dan kegiatan akademik lainnya.

Sejumlah tokoh penting terlihat menghadiri prosesi penganugerahan gelar Doktor Kehormatan tersebut, antara lain Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, serta Jaksa Agung Prasetyo.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*