Breaking News

Menolak Takut Menghadapi Terorisme, Alumni UBK Gelar Aksi Solidaritas

Menolak Takut Menghadapi Terorisme, Alumni UBK Gelar Aksi Solidaritas.

Puluhan anggota Ikatan Alumni Universitas Bung Karno (IKA-UBK) menggelar aksi solidaritas kepada para korban bom.

Aksi yang digelar di Patung Kuda, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat itu menyerukan agar masyarakat Indonesia bahu membahu melawan rasa takut menghadapi terorisme.

Sekjen IKA Alumni UBK, Richard mengatakan, teroris yang meledakkan bom di sejumlah tempat merupakan suatu bentuk kejahatan keji dan hina.

“Masyarakat harus solid dan bersatu padu, menolak takut, melawan terorisme. Apalagi, kini ada modus melakukan bom bunuh diri melibatkan anak-anak di bawah umur. Itu harus dilawan,” tutur Richard, dalam orasinya.

Aksi yang berlangsung dari pukul 15.00 WIB hingga 16.45 WIB itu juga mengecam terorisme di Mako Brimob, Surabaya dan Mapolda Pekanbaru, Riau.

Menurut Richard, sebagai insan berpendidikan, kampus sudah seharusnya berempati terhadap kondisi yang terjadi di Indonesia.

“Khususnya yang baru terjadi akibat serangan teroris yang meledakkan bom,” ujarnya.

Dia pun menyerukan, seluruh rakyat Indonesia tak perlu takut terhadap terorisme dan radikalisme. “Kita tak perlu takut melawan radikalisme dan segala bentuk kekerasan,” ujarnya.

Dalam aksi itu, Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi DKI Jakarta HM Ashraf Ali, yang juga Ketua Umum IKA-UBK turut hadir. Dia menyampaikan, dari awal negara ini terbentuk, perbedaan Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA) adalah sebuah keniscahyaan di Indonesia.

Oleh karena itu, menurut dia, aksi-aksi terorisme itu pun tidak mengenal SARA, maka harus dilawan tanpa mengedepankan SARA.

“Rakyat Indonesia harus bersatu padu, tidak memandang suku, agama, ras atau pun golongan tertentu melawan segala bentuk kekerasan,” pungkas Ashraf Ali.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*