Breaking News

Masih Muter-Muter, Kejaksaan Agung Terus Periksa Saksi Kasus Korupsi Kredit Bank Mandiri Rp200 Miliar

Masih Muter-Muter, Kejaksaan Agung Masih Periksa Saksi Kasus Korupsi Kredit Bank Mandiri Rp200 Miliar.

Penyidik pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa pemegang saham PT Central Stell Indonesia (CSI), Tan Le Ciaw terkait kasus dugaan korupsi dalam pemberian kredit dari PT Bank Mandiri kepada PT CSI.

 

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, M. Rum mengatakan, pemeriksaan terhadap Tan Le Ciaw masih sebagai saksi.

 

“Tan Le Ciaw memenuhi panggilan penyidik dan dilakukan pemeriksaan sekitar pukul 09.00 WIB,” kata Rum di kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (31/07/2017).

 

Rum menjelaskan, pada saat pemeriksaan Tan Le Ciaw menerangkan mengenai pengetahuannya selaku pemegang saham dalam penggunaan dana kredit dari Bank Mandiri kepada PT CSI.

 

“Saksi menyampaikan seputar penggunaan dana PT CSI,” ujarnya.

 

Rum menambahkan, pada kasus ini kerugian negara diperkirakan mencapai kurang lebih sebesar 200 miliar rupiah.

 

“Kurang lebih 200 miliar rupiah kerugian negara dari kasus itu dan saat ini penyidik sudah memeriksa saksi sebanyak 26 orang,” ujarnya.

 

Sebelumnya, penyidik telah menetapkan dua orang tersangka pada kasus tersebut, yakni Mulyadi Supardi alias Hua Ping atau A Ping (MS alias HP) pekerjaan karyawan swasta dan Erika Widiyanti Liong (EWL), Direktur PT Cental Stell Indonesia.

 

Penyidik Kejagung juga telah menahan kedua tersangka tersebut, tersangka “MS alias HP atau Aping” ditahan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung sementara tersangka “EWL” ditahan di Rumah Tahanan Negara Pondok Bambu Jakarta Timur.

 

Pada kasus ini, tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*