Breaking News

Marak Pekerja Ilegal Asal Cina Masuk ke Indonesia, Jokowi Didesak Minta Penjelasan Kedubes Negeri Tirai Bambu

Pemerintah Indonesia diminta pertanyakan Pemerintahan Cina atas masuknya pekerja Ilegal asal Cina ke Indonesia.

Terungkapnya sejumlah pekerja ilegal asal Cina yang tertangkap di Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma membuat Presiden Jokowi dilematis. DPR pun mendesak Presiden Jokowi dan pemerintahannya agar segera meminta penjelasan terkait maraknya pekerja illegal asal negeri tirai bambu itu ke Indonesia.

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mendesak Kementerian Luar Negeri RI, untuk meminta penjelasan dari Kedutaan Besar Cina.

Fadli menilai, serbuan pekerja asing ilegal ke dalam negeri dengan jumlah yang besar merupakan persoalan yang janggal. Permasalahan ini, lanjut dia, harus diatasi lewat jalur hukum.

“Sangat aneh jika ada pekerja asing dalam jumlah banyak masuk ke wilayah Indonesia tanpa paspor dan izin bekerja. Ini jelas melanggar peraturan, dan harus ada tindakan hukum,” jelas Fadli dalam rilis yang diterima, Senin (2/5/2016).

Politisi dari Fraksi partai Gerindra ini menekankan, diperlukannya penjelasan dari pemangku kepentingan terkait serbuan tenaga asing Tiongkok ke Indonesia secara ilegal.

“Harus ada penjelasan diplomatik dari pemerintah Tiongkok mengenai warga negaranya yang masuk ke Indonesia secara masif dan ilegal,” ujar Fadli.

“Ini permasalahan serius. Setiap warga asing yang masuk ke dalam wilayah Indonesia harus disertai paspor dan izin kerja,” lanjut dia.

Fadli Zon juga menilai, serbuan pekerja ilegal asal Tiongkok di Indonesia tidak bisa dianggap hal yang remeh. Sudah menjadi peraturan, bagi WNA yang berada di Indonesia harus memiliki paspor atau visa.

“Hal ini penting, untuk menghindari kesalahpahaman dan asumsi-asumsi keliru yang berkembang di publik mengenai serbuan tenaga asing Tiongkok ke Indonesia secara ilegal,” papar Fadli.

Fadli juga meminta, supaya pemerintah selektif dalam menerima pekerja asing.

“Harus yang benar-benar memiliki keahlian khusus.Tenaga buruh kasar, tidak perlu dibuka untuk warga asing,” pungkas Fadli.(Jimmi)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*