Breaking News

Mahasiswa Hendak Dimasukkan Program BPJS, KPK Didesak Usut Korupsi di Program JKN

Mahasiswa Hendak Dimasukkan Program BPJS, KPK Didesak Usut Korupsi di Program JKN.

Sebanyak 500-an massa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Peduli Jaminan Sosial (FMPJS) mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan.

 

Aksi yang dilakukan itu adalah meminta KPK mengusut adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

 

Selain itu, massa aksi juga menyerukan agar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) memasukkan mahasiswa sebagai perserta dalam program JKN tersebut.

 

Koordinator FMPJS Sahrul Ramadhan menyampaikan, lima tuntutan peserta aksi, yakni mendesak KPK agar menindak tegas Rumah Sakit (RS) atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang diduga terindikasi Fraud atau korupsi.

 

Kemudian, massa juga  mendesak Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk membatalkan nota kesepahaman atau Memorandum of Understandings (MoU) dengan BPJS terkait kewajiban kepesertaan mahasiswa baru ikut Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

 

“Mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) agar lembaga penegak hukum segera menindak Rumah Sakit (RS) yang diduga telah melakukan Fraud atau korupsi,” ujar Sahrul, dalam orasinya pada Rabu (29/03/2017) siang itu.

 

Massa aksi juga mendesak Presiden segera menarik seorang anggota Dewan Pengawas (Dewas) yang berinisial SAB dari BPJS Ketenegakerjaan sesuai rekomendasi tim Panel Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN).

 

“Mendesak DJSN segera memeriksa seorang anggota Dewas berinisial PH yang diduga ikut melakukan korupsi di BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

 

Selanjutnya, Presiden Republik Indonesia diminta menindaklanjuti rekomendasi tim panel (DJSN) agar segera memecat anggota Dewas dan Direksi BPJS yang terindikasi kuat melakukan pelanggaran kode etik, yaitu Fraud atau korupsi di BPJS.

 

“Hari ini, ratusan massa yang mengatasnamakan dirinya dari Front Mahasiswa Peduli Jaminan Sosial (FMPJS) kembali mendatangi Gedung KPK. Ada 5 tuntutan yang disampaikan dalam aksi unjuk rasa tersebut, intinya agar kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di BPJS segera diselidiki oleh KPK atau lembaga penegak hukum lainnya,” kata Sahrul Ramadhan.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*