Breaking News

Mahasiswa Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Palu dan Donggala

Mahasiswa Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Palu dan Donggala.

Kondisi wilayah dan para korban gempa serta tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah (Sulteng) masih sangat memprihatinkan. Pertolongan demi pertolongan yang diupayakan belum mampu memulihkan kondisi yang sudah rusak parah.

Mahasiswa Universitas Tarumanagara (Untar) menggelar aksi kemanusiaan peduli korban tsunami-gempa di Palu dan Donggala, di kampus universitas Tarumanagara Grogol, Gedung M, Jln. S. Parman No. 1 Grogol Jakarta Barat. Jumat malam, 5 Oktober 2018.

Sekretaris Jendral DPM UNTAR Stephen Gea menyampaikan, aksi seribu lilin dan doa bersama ini adalah bentuk solidaritas bahwa Palu tidak sendiri atas kejadian yang menimpa mereka.

“Hari ini diadakan aksi seribu lilin dan doa bersama sebagai bentuk prihatin dan bentuk solidaritas kepada saudara-saudara kita yang terkena musibah di Palu dan Donggala,” ujar  Gea.

Lebih lanjut, mahasiswa jurusan teknik sipil ini menyampaikan, mahasiswa sebagai kaum inetelek harus hadir dalam setiap peristiwa yang terjadi di bangsa ini.

“Saya merasa bahwa kampus bukan hanya dilatih untuk menjadi pemimpin yang  bijaksana akan tetapi juga dilatih untuk menjadi pemimpin yang peka, peduli dan punya hati untuk bangsa dan negara,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum BEM UNTAR, Martin Setiawan juga meyampaikan bahwa kejadian duka Palu adalah duka seluruh rakyat Indonesia, termasuk seluruh mahasiswa Indonesia.

“Saya merasa bahwa jeritan, tangisan dan duka saudara-saudara kita di Palu dan Donggala adalah duka yang kita rasakan bersama, maka saya menghimbau marilah kita bahu-membahu mengulurkan tangan dan bantuan untuk saudara-saudara kita di sana,”  ujarnya.

Seluruh elemen masyarakat harus ikut terlibat membantu Palu dan Donggala karena mereka adalah keluarga besar Indonesia.

Aksi Mahasiswa UNTAR ini turut hadir oleh pimpinan Rektor dan jajarannya serta sebanyak 1000 mahasiswa hadir dalam acara ini.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*