Breaking News

Lanjutan Pengusutan Kasus Korupsi Investasi, Kejagung Kembali Periksa Dua Petinggi PT Pertamina

Lanjutan Pengusutan Kasus Korupsi Investasi, Kejagung Kembali Periksa Dua Petinggi PT Pertamina.

Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) masih terus mendalami kasus dugaan korupsi penyalahgunaan investasi pada PT Pertamina (Persero) di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia Tahun 2009.

Kali ini, penyidik memeriksa Reinerius Bayu Kristanto yakni Manager Merger dan Akuisisi Direktorat Hulu PT Pertamina. Selain itu, penyidik juga memeriksa Sekretaris Merger dan Akuisisi Direktorat Hulu PT Pertamina, Zulkha Arafat.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, M Rum mengatakan, pemeriksaan terhadap kedua pejabat PT Pertamina ini masih sebagai saksi.

“Kedua saksi hadir sekitar pukul 10.00 WIB untuk memenuhi panggilan penyidik dan dilakukan pemeriksaan,” kata Rum di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (05/09/2017).

Rum menjelaskan, saat pemeriksaan kedua saksi menerangkan mengenai proses pengambilalihan atau akuisisi oleh Manager Merger dan Akuisisi ke Direksi.

“Untuk kasus ini penyidik sudah memeriksa sebanyak 38 (tiga puluh delapan) orang sebagai saksi,” ujarnya.

Sebelumnya, penyidik telah memeriksa mantan Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan terkait kasus tersebut.

“Diperiksa statusnya masih sebagai saksi,” kata Jampidsus Arminsyah di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (30/03/2017).

Kasus ini bermula saat PT Pertamina pada tahun 2009, melalui anak perusahaannya PT Pertamina Hulu Energi (PHE) melakukan akuisisi saham sebesar 10 persen terhadap ROC Oil Ltd.

Perjanjian jual beli ditandatangani pada tanggal 1 Mei 2009 dengan modal sebesar 66,2 juta dolar Australia atau senilai 568 miliar rupiah dengan asumsi mendapatkan 812 barel per hari.

Namun ternyata BMG Australia pada 2009 hanya dapat menghasilkan minyak mentah untuk PHE Australia Pty Ltd rata-rata sebesar 252 barel per hari.

Pada 5 November 2010, Blok BMG Australia dinyatakan ditutup setelah ROC Oil Ltd, Beach Petrolium, Sojits, dan Cieco Energy memutuskan penghentian produksi minyak mentah.(Richard)

1 Comment on Lanjutan Pengusutan Kasus Korupsi Investasi, Kejagung Kembali Periksa Dua Petinggi PT Pertamina

  1. Berita sampah, hadapi saya Kalau kalian berani. Fitnah kalian dibawa sampai kalian menghadap Tuhan YME. GUSTI MBOTEN SARE.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*