Breaking News

Korupsi Pembangunan Pelabuhan, Kejagung Periksa Direksi Pengembangan Fasilitas Pelabuhan di Kabupaten Kaimana

Korupsi Pembangunan Pelabuhan, Kejagung Periksa Direksi Pengembangan Fasilitas Pelabuhan di Kabupaten Kaimana.

Kejaksaan Agung (Kejagung) periksa Direksi Teknis Pengembangan Fasilitas Pelabuhan Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Sulaiman Bautu terkait dugaan tindak pidana korupsi Pembangunan Pelabuhan Laut atau Dermaga Kabupaten Kaimana Tahun Anggaran (TA) 2010-2012.

 

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, M. Rum mengatakan, pemeriksaan terhadap salah satu Direksi tersebut masih sebagai saksi.

 

“Saksi hadir sekitar pukul 10.00 WIB memenuhi panggilan Penyidik dan dilakukan pemeriksaan,” ujar Rum di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (08/05/2017).

 

Rum menjelaskan, saat pemeriksaan Sulaiman Bautu menerangkan mengenai penandatanganan dokumen-dokumen kemajuan pekerjaan pengembangan fasilitas Pelabuhan Laut Kaimana atau Pembangunan Dermaga Kaimana tahun anggaran 2010-2012 yang disampaikan oleh konsultan pengawas.

 

“Tim Penyidik telah memeriksa 24 orang sebagai saksi terkait kasus kasus dugaan tindak pidana korupsi Pengembangan Fasilitas Pelabuhan Laut Kabupaten Kaimana,” ucapnya.

 

Kasus ini bermula pada tahun 2010 ketika Pemerintah Daerah (Pemda) Kaimana melakukan pengembangan fasilitas Pelabuhan Laut Kabupaten Kaimana atau Pembangunan Dermaga Kaimana T.A (2010-2012). Didalam pelaksanaan penanaman tiang pancang yang seharusnya sedalam 40 meter pihak pengembang hanya melakukan penanaman tiang pancang sedalam 26-30 meter.

 

Akibat dari penanaman tiang pancang tidak sesuai dengan ketentuan tersebut Pelabuhan Laut atau Dermaga Kaimana tidak dapat digunakan. Paling fatalnya kapal di Pelabuhan tidak dapat bersandar sebab jika bersandar akan terjadi getaran atau goncangan pada dermaga tersebut. (Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*