Breaking News

Korupsi Jual Tanah Negara, Jaksa Cecar Pegawai PT Adhi Persada Properti

Korupsi Jual Tanah Negara, Jaksa Cecar Pegawai PT Adhi Persada Properti.

Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) kembali memeriksa saksi terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam penjualan tanah milik negara seluas 4,8 hektar di Jalan Kalimalang, Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat oleh PT Adhi Persada Properti yakni anak perusahaan BUMN, PT Adhi Karya (Persero).

 

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, M. Rum mengatakan, penyidik memeriksa Imam Ghozali pegawai administrasi keuangan PT Adhi Persada Properti.

 

“Saksi hadir sekitar pukul 10.00 WIB untuk memenuhi panggilan penyidik,” ujar Rum di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (10/05/2017).

 

Dalam pemeriksaan itu, kata Rum, saksi menerangkan terkait penjualan tanah miliki negara yang dijual di bawah harga pasaran yang kemudian dijual kembali oleh Hiu Kok Ming dengan harga tinggi.

 

“Penyidik masih terus mendalami kasus ini dan sampai saat ini telah memeriksa 23 orang saksi,” katanya.

 

Diketahui, kasus penjualan tanah milik negara tersebut bermula dari persidangan di Pengadilan Negeri Bekasi yang memperkarakan Njio Tjat Tjin yang didakwa telah merugikan keuangan milik Hiu Kok Ming.

 

Persidangan juga mengungkapkan bahwa Hiu Kok Ming membeli tanah seluas 4,8 hektar dari PT Adhi Karya (Persero) yang dimana PT Adhi Karya (Persero) mendapatkan tanah tersebut dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebagai Penyertaan Modal Negara (PMN).

 

Dalam pembelian tanah itu Hiu Kok Ming membayar sebesar 15,8 miliar rupiah kepada PT Adhi Karya (Persero) namun kemudian dirinya menjual kembali sebesar 77,4 miliar rupiah.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*