Breaking News

Korban Bom Perlu Asuransi Satu Miliar

Korban Bom Perlu Asuransi Satu Miliar.

Pakar Ilmu Komunikasi dan Kebijakan Publik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menyampaikan,  perlu juga diberikan asuransi khusu bagi anggota aparatur kepolisian dan anggota masyarakat yang menjadi korban teroris itu.

 

Dia menyampaikan, belajar dari peristiwa teroris di berbagai tempat di Indonesia umumnya, dan bom Kampung Melayu yang baru saja terjadi, menunjukkan aparat kepolisian tak luput dari sasaran korban teroris.

 

“Kita semua sangat bangga kepada aparat polisi kita yang tidak pernah lelah dan takut menghadapi semua resiko tugas. Seluruh jiwa raga mereka pertaruhkan setiap saat untuk menjaga keamanan Ibu Pertiwi dan keselamatan seluruh rakyat Indonesia dari ujung Barat hingga ujung Timur di Bumi Pertiwi kita,” tutur Direktur Eksekutif Emrus Corner itu, Kamis (25/05/2017).

 

Dengan mengedepankan pertolongan kepada para korban, lanjut Emrus, hendaknbya Negara, yakni Pemerintah, DPR, dan seluruh rakyat Indonesia, hadir bersama-sama “melindungi” dengan mengasuransikan setiap aparat kepolisian ketika melaksanakan tugas dan menjadi korban terkait dengan tindak kekerasan teroris, seperti serangan dari pelaku bom bunuh diri.

 

“Korban gugur, misalnya, minimal diasuransikan satu  miliiar rupiah. Korban luka-luka, dirawat di Rumah Sakit di ruang VIP atau minimal kelas satu. Seluruh biaya ditanggung asuransi sampai sembuh total. Pembiayan asuransi ini bisa dialokasikan dari APBN dan APBD,” ujarnya.

 

Bila mana dana APBN dan APBD tidak memadai, kata Emrus, biaya asuransi ini dapat dipikul bersama oleh seluruh warga negara Indonesia. Misalnya, ketika setiap warga negara menggunakan pelayanan jasa perjalanan (udara, darat dan laut), kesehatan, penginapan, wisata, restoran, hiburan, keuangan, pembayaran pajak dan lain sebagainya untuk kelas menengah ke atas diwajibkan berkontribusi minimal sebanyak satu persen dari total biaya yang dikeluarkan atas pelayanan tersebut.

 

“Ini sekaligus sebagai wujud gotong royong, ringan sama dijinjing. Aparat polisi kita pun merasakan dukungan luar biasa dari negara,” pungkas Emrus.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*