Breaking News

Kian Berulah, Separatis Abu Sayyaf Rencanakan Penculikan Adik Presiden Filipina Dan Petinju Dunia Manny Pacquiao

Hendak nge-bonb Ibu Kota Manila, rencanakan penculikan adik Presiden dan Petinju Kelas Dunia Manny Paquiao, Presiden Filipina tak akan kasih ampun kepada Abu Sayyaf.

Kelompok teroris Islam Abu Sayyaf kian berulah. Presiden Filipina Benigno Aquino II menyampaikan, selain akan menculik adik perempuan Sang Presiden, kelompok esktrimis di Filipina itu juga dikabarkan merencanakan penculikan terhadap petinju profesional dunia, Manny Pacquiao. Kelompok ini juga dikabarkan ingin melakukan terror bom di kota metropolitan Manilla, Filipina.

Presiden Filipina Benigno Aquino III mengatakan, Kelompok Abu Sayyaf ingin mencoba meledakkan kota metropolitan Ibu Kota Filipina untuk mendapatkan dana bagi Negara Islam yang sedang digagas Kelompok Abu Sayyaf. Rencana tersebut berhasil diketahui oleh tentara Filipina.

Dilansir dari media Associated Press(AP) Rabu 27 Appril 2016, Presiden Filipina yang masa jabatannya akan berakhir pada bulan Juli mendatang mengatakan, akan melakukan apapun untuk berantas kelompok Abu Sayyaf.

“Mencurahkan seluruh energi saya untuk memastikan bahwa ekstremis itu tidak berulah. Ini masalah yang sangat serius,” ujar dia, seperti yang diberitakan AP.

Aquino juga sudah mencoba membicarakan perdamaian dengan para kelompok Abu Sayyaf untuk menghentikan tindakannya. Namun menurutnya, percuma mengajak kelompok yang disebutnya Brutal tersebut untuk diajak berdialog.

“Kami selalu percaya pada kekuatan dialog, pembangunan dan keterlibatan positif di lapangan. Namun, Anda (Kelompok Abu Sayyaf) telah memilih hanya menggunakan bahasa kekuatan dan kekerasan, ya dan kami akan berbicara dengan Anda hanya dalam bahasa itu,” ujarnya.

Kelompok ini juga dikabarkan akan menculik Pemain Tinju Profeional Dunia untuk meminta uang tebusan. Kelompok ini dikenal sering melakukan penculikan yang kemudian meminta uang tebusan.

“Berperilaku sebagai penjahat, hendak memperkaya diri dengan mengambil sandera demi uang tebusan. Mereka diduga bahkan telah berencana untuk menculik Manny Pacquiao atau salah satu dari anak-anaknya, serta adikku Kris atau salah satu dari anak-anaknya, dengan rencana untuk menggunakannya dalam tawar-menawar untuk pembebasan mereka,” kata Aquino. Dia menyebut, adiknya, yang merupakan seorang aktris terkenal di Filipina itu.

Seblumnya, kelompok Abu Sayyaf telah memenggal satu lagi tawanannya yang berkewarhanegaraan Kanada, Johnn Ridsdel (68) akibat uang permitaan mereka tidak dituruti. Aquino juga telah mengirim surat yang menyatakan belasung kawa kepada keluarga Ridsdel, yang meninggal dengan cara mengenaskan.
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan, telah berbicara dengan Presiden Filipina terkait denga kelanjutan para Bajak Laut yang berada di Basilan, Filipina Selatan itu.

“Diskusi saya dengan Presiden Aquino mengenai sekutu kami di Filipina, untuk membawa para penjahat ke pengadilan dan melakukan apapun yang kita bisa untuk mengungkapkan bahwa kita sangat prihatin tentang keamanan Warga Negara Kanada,” kata Trudeau.

Sama halnya dengan pemerintah Indonesia yang mengatakan tidak akan membayar uang tebusan kepada kelompok Separatis yang berbasis Selatan Filipina tersebut. Hal ini juga dikatakan Justin yang tidak akan mengabulkan permintaan kelompok Abu Sayyaf. “Kami tidak akan membayar uang tebusan,” tegasnya, seperti yang tertulis di AP.

Abu Sayyaf memulai serangkaian penculikan besar-besaran setelah muncul di awal 1990-an sebagai sebuah cabang dari pemberontakan separatis Muslim minoritas di Filipina Selatan.

Kelompok ini telah mencoba melakukan serangan kepada pemerintah Filipina lebih dari satu dekade. Abu Sayyaf disebut ingin mendirikan negara sendiri di Filipina.(Tornando)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*