Breaking News

Keluarga Mahasiswa dan Pelajar Sulawesi Selatan Hidupkan Budaya Lokal di Jakarta

Keluarga Mahasiswa dan Pelajar Sulawesi Selatan Hidupkan Budaya Lokal di Jakarta.

Ikatan Mahasiswa/Pelajar Indonesia Asal Sulawesi Selatan (Ikami Sulsel) yang berada di Jakarta ingin memperkokoh nasionalisme dengan tetap menghidupkan budaya lokal di perantauan.

Dengan mendorong pagelaran budaya masing-masing daerah yang terdiri dari suku bangsa Indonesia, semakin mencirikan betapa kaya dan kuatnya persatuan Indonesia.

Ketua Himpunan Mahasiswa Bulukumba (HMB) Jabodetabek, Ikhwan Al Faiz mengatakan, kegiatan Ikami Sulsel perlu dipertahankan agar budaya Sulawesi Selatan tetap dilestarikan.

“Pangelaran budaya ini memberikan kesadaran spritual untuk tetap melestarikan nilai substansial yang terdapat dalam Budayata Sulawesi Selatan, meski telah berada di lingkungan sosial yang berbeda,” ujar Ikhwan Al Faiz, dalam keterangan persnya, Selasa (17/04/2018).

Bukan hanya dari Sulawesi Selatan, lanjut dia, mahasiswa/pelajar dari berbagai daerah pun harus mempertahankan budaya lokalnya masing-masing, meskipun berada di lingkungan yang majemuk. Dengan demikian, lanjut Ikhwan, kebersamaan dalam keberagaman budaya akan semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Budaya lokal masing-masing harus tetap dilestarikan. Semoga ini menjadi acuan dan ke depannya HMB juga bisa mengadakan hal yang sama,” ujar Ikhwan.

Ikami Sulsel Cabang Jakarta menyelenggarakan Pagelaran Seni dan Budaya Ta (Panrita) di ruang Teater Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta.

Ketua Ikami Sulses Cabang Jakarta, Nurwahidah mengatakan, kegiatan ini untuk memperkenalkan kembali budaya Sulawesi Selatan di tingkat Nasional.

“Alhamdulillah, acara Panrita berjalan dengan baik. Dan semuanya kelihatan terhibur dan ketawa bersama,” ujar Nurwahidah.

Ida, panggilan akrab gadis dari Bulukumba ini mengungkapkan, acara Panrita juga sebagai ajang silaturrahmi sesama warga Sulawesi Selatan di Jakarta.

Kegiatan ini, lanjut dia, menjadi pengingat bagi perantau asal Makassar agar tetap mengetahui dan mengaplikasikan nilai-nilai budaya di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah banget, dari Cabang Depok, Ciputat, Bekasi, dan dari berbagai perkumpulan mahasiswa asal Makassar datang dengan semangat persaudaraan. Seru banget deh,” ujar lulusan salah satu kampus ternama di Jakarta.

Pagelaran seni dan budaya Sulawesi Selatan menampilkan Tari Padduppa dan Tari 4 etnis, Tari Alosi ri Polo Dua, Tari Mappadendang, dan Tari Pagellu. Tidak hanya menari, dalam acara ini juga tampil Anggaru dan musikalisasi puisi serta akustik yang spektakuler.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum PB Ikami Sulsel, Habil, perwakilan Kemenpora, dan ratusan mahasiswa dan warga Sulawesi Selatan yang berada di Jabodetabek.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*