Breaking News

Kejati DKI Sita Aset Tersangka Kasus Brantas Abipraya

Kejati DKI Sita Aset Tersangka Kasus Brantas Abipraya.

Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menyita aset tersangka mantan Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya, Sudi Wantoko terkait kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran fiktif tahun 2013-2014.

 

“Aset yang disita berupa rumah di komplek perumahan PU Jakarta Timur dengan luas tanah kurang lebih 400 meter dan bangunan 300 meter bertingkat. Tanah dan bangunan itu ditaksir 4 miliar rupiah,” kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI Jakarta, Sarjono Turin kepada wartawan di Jakarta, Senin (06/11/2017).

 

Sarjono mengatakan, berdasarkan hasil audit BPKP ditemukan kerugian negara sebesar 5,2 miliar rupiah dalam kasus tersebut.

 

“Jadi hasil audit BPKP ditemukan ada kerugian negara sebesar 5,2 miliar rupiah,” ujarnya.

 

Sebelumnya, Sudi Wantoko ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik karena mencairkan anggaran yang penggunaannya tidak bisa dipertanggungjawabkan.

 

“Modusnya dengan mencairkan anggaran dan menggunakannya tidak sesuai peruntukan. Uang yang didapat digunakan untuk kepentingan pribadi,” katanya.

 

Diketahui, Sudi Wantoko sedang menjalani hukuman tiga tahun penjara atas vonis Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dia dihukum dalam perkara suap kepada pejabat Kejati DKI Jakarta untuk meminta penghentian penyelidikan yang perkaranya ditangani KPK.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*