Breaking News

Kejari Jakpus Terima Berkas Korupsi Uang Pensiun Pegawai Pertamina

Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Korupsi (JAM Pidsus) melimpahkan tersangka dan alat bukti (tahap 2) mantan Presiden Direktur Dana Pensiun PT Pertamina, Muhammad Helmi Kamil Lubis ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) yang merugikan keuangan negara sebesar 599,29 miliar rupiah.

 

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Jakpus, Dedy Priyo Handoyo membenarkan pelimpahan tersebut. “Iya benar kita sudah menerima tersangka dan alat bukti sebanyak 4 box kontainer pada kasus Dapen Pertamina sekitar pukul 14.50 WIB,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (15/06/2017).

 

Dedy mengatakan, setelah menerima pelimpahan tersangka dan alat bukti, pihaknya akan menahan tersangka untuk selanjutnya disampaikan ke pengadilan.

 

“Kita menahan yang bersangkutan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung terhitung mulai 15 Juni 2017 sampai dengan 4 Juli 2017,” ujarnya.

 

Sebelumnya, Tim Auditor Investigasi BPK telah menyerahkan hasil audit kerugian negara dalam kasus tersebut ke JAM Pidsus.

 

Tim Auditor Investigasi BPK menemukan adanya penyimpangan dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pembayaran untuk kegiatan investasi saham khusus saat pembelian saham PT Sugi Energi yang menyebabkan kerugian negara sebesar 599,29 miliar rupiah.

 

Adapun modus tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan tersangka, yakni dengan menginvestasikan dana pensiun tahun anggaran 2014-2015 dengan membeli saham ELSA, KREN, SUGI dan MYRX dengan jumlah sebesar 1,4 triliun rupiah.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*