Breaking News

Kejagung Tetapkan Dua Orang Tersangka Kasus Korupsi Pemberian Kredit Bank Mandiri

Kejagung Tetapkan Dua Orang Tersangka Kasus Korupsi Pemberian Kredit Bank Mandiri.

Kejaksaan Agung (Kejagung) tetapkan dua tersangka terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian kredit dari PT Bank Mandiri (Tbk) kepada PT Central Stell Indonesia.

 

Kepala Pusat Penerangan Hukum, M. Rum mengatakan, penetapan tersangka terhadap kedua orang itu berdasarkan surat perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-18/F.2/Fd.1/02/2017 tanggal 21 Februari 2017 dan surat perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-19 /F.2/Fd.1/02/2017 tanggal 21 Februari 2017.

 

“Jadi sudah ditetapkan dua tersangka,” ujar M. Rum di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (09/03/2017).

 

Rum menyebutkan, kedua tersangka itu adalah Mulyadi Supardi alias Hua Ping atau A Ping (MS alias HP) pekerjaan karyawan swasta dan Erika Widiyanti Liong (EWL), Direktur PT Cental Stell Indonesia.

 

Rum menambahkan atas kasus tersebut kerugian negara diperkirakan sebesar 350 miliar rupiah.

 

“Perhitungan sementara kerugian negara diperkirakan mencapai kurang lebih senilai 350 miliar rupiah dan sampai sekarang penyidik sudah memeriksa 11 saksi,” ujar mantan Wakajati DKI Jakarta itu.

 

Sebelumnya, penyidik Pidana Khusus telah memeriksa tiga saksi, yakni, Tan Le Ciaw, Ivan Wijaya, dan Liem Khai Tjen alias Athai.

 

Dalam pemeriksaan, saksi Tan Le Ciaw menyebutkan yang bersangkutan selaku pemegang saham 15 persen di PT Central Stell Indonesia pernah menerima aliran dana melalui tersangka MS atas pembayaran hutang dari PT Central Stell Indonesia. Saksi Ivan Wijaya menjelaskan mengenai pengelolaan kas kecil (pengelolaan keuangan) di PT Central Stell Indonesia.

 

Sementara saksi, Liem Khai Tjen alias Athai menyampaikan kepada penyidik bahwa yang bersangkutan selaku pemegang saham 25 persen di PT Central Stell Indonesia pernah menerima aliran dana melalui tersangka MS atas pembayaran hutang dari PT Central Stell Indonesia.(Rihard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*