Breaking News

Kejagung Segera Menyidangkan Kasus Korupsi Dana Pensiun Pertamina

Kejaksaan Agung (Kejagung) akan segera menyidangkan kasus dugaan korupsi pengelolaan Dana Pensiun (Dapen) PT Pertamina yang merugikan keuangan negara sebesar 599,29 miliar rupiah.

 

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Korupsi (Dirdik JAM Pidsus), Warih Sadono mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan menaikkan kasus tersebut ke tahap berikutnya.

 

“Perkaranya akan dilimpahkan tahap 2 (penyerahan barang bukti dan tersangka),” kata Warih Sadono di kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (12/06/2017).

 

Sebelumnya, Tim Auditor Investigasi BPK telah menyerahkan hasil audit kerugian negara dalam kasus tersebut ke JAM Pidsus.

 

Tim Auditor Investigasi BPK menemukan adanya penyimpangan dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pembayaran untuk kegiatan investasi saham khusus saat pembelian saham PT Sugi Energi yang menyebabkan kerugian negara sebesar 599,29 miliar rupiah.

 

Pada kasus ini, penyidik telah menahan tersangka mantan Presiden Direktur Dana Pensiun Pertamina, Muhammad Helmi Kamil Lubis di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejagung.

 

Adapun modus tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan tersangka, yakni dengan menginvestasikan dana pensiun tahun anggaran 2014-2015 dengan membeli saham ELSA, KREN, SUGI dan MYRX dengan total sebesar 1,4 triliun rupiah.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*