Breaking News

Kejagung Bantarkan Penahanan Edward Soeryadjaya

Kejagung Bantarkan Penahanan Edward Soeryadjaya.

Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) mengabulkan bantaran penahanan terhadap tersangka kasus dugaan korupsi Dana Pensiun (Dapen) PT Pertamina (Persero), Edward Seky Soeryadjaya.

 

“Surat bantaran itu dilaporkan ke saya dan disetujui,” kata Direktur Penyidikan JAM Pidsus, Warih Sadono di Jakarta, Rabu (10/01/2017).

 

Warih mengatakan, bantaran tersebut dikabulkan karena yang bersangkutan sedang mengalami sakit.

 

“Ya yang bersangkutan sedang diopname dan surat bantar diopname di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP),” ujarnya.

 

Ketika ditanya komitmen Jaksa Agung HM Prasetyo bahwa koruptor yang mencoba beralasan karena sakit akan diatasi dengan dokter rumah sakit milik Kejaksaan yakni RS Adhyaksa di Ceger, Jakarta Timur bahkan dirawat di rumah sakit tersebut, Warih Sadono berkelit terkait soal sakitnya Edward Seky Soeryadjaya sudah diperiksa oleh dokter Kejagung.

 

Warih juga mengatakan, pihaknya akan menanyakan ke penyidik kembali terkait apa benar Edward Seky Soeryadjaya itu diopname di RSPP. “Nanti saya tanya ke penyidiknya,” katanya.

 

Sementara itu, Kasubdit Penyidikan JAM Pidsus, Yulianto, sampai sekarang tindak menanggapi pertanyaan soal bantaran penahanan Edward Seky Soeryadjaya bahkan tidak membalas pertanyaan melalui pesan singkat (SMS).

 

Edward Seky Soeryadjaya yang menjabat sebagai Direktur Ortus Holding Ltd yang merupakan pemegang saham mayoritas PT Sugih Energy Tbk (SUGI) ditahan dari 20 November 2017 sampai 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejagung.

 

Edward Seky Soeryadjaya ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pengelolaan dana pensiun PT Pertamina (Persero) senilai Rp1,4 triliun di PT Sugih Energy Tbk (SUGI) berdasarkan surat perintah Penyidikan Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-93/F.2/Fd.1/10/2017 tanggal 27 Oktober 2017.

 

Ia disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

 

Mantan Presiden Direktur Dana Pensiun PT Pertamina (Persero) 2013-2015, Muhammad Helmi Kamal Lubis saat ini telah menjadi terdakwa dalam kasus tersebut dan menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

 

Edward Seky Soeryadjaya juga ternyata mangkir dalam persidangan dirinya yang menjadi terdakwa perkara keterangan palsu akta notaris Yayasan Badan Perguruan Sekolah Menengah Kristen Jawa Barat (BPSMK-JB) di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat.

 

Dalam perkara itu, ada tiga nama yang diseret sebagai terdakwa, yaitu Edward Seky Soeryadjaya, Maria dan Gustav meski sidang sudah berlangsung selama delapan kali, dua terdakwa yaitu Edward dan Maria sama sekali tidak pernah hadir atau dapat dihadirkan di persidangan dengan alasan sakit.

 

Majelis hakim perkara tersebut sudah memerintahkan kepada jaksa agar dibentuk tim khusus untuk menghadirkan Edward Seky Soeryadjaya.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*