Breaking News

Kawal Pembangunan, Pergerakan Mahasiswa Islam Konsolidasi di Ciputat

Kawal Pembangunan, Pergerakan Mahasiswa Islam Konsolidasi di Ciputat.

Pergerakan Mahasiswa menggelar konsolidasi untuk mengawal dan berkontribusi dalam kepemimpinan pemerintahan.

 

Hal itu disampaikan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ciputat Abdurrahman Wahid, dalam menyongsong era kepemimpinan pemerintahan yang dipersiapkan di sejumlah daerah.

 

Seperti di Tangerang Selatan, menurut Abdurrahman Wahid, sebagai wilayah atau Kota besar yang terletak di Provinsi Banten, maka peranan dan konstribusi pergerakan mahasiswa perlu diwujudnyatakan dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Kota yang dipimpin oleh Walikota Airin ini merupakan kota penyanggah yang bisa dibilang masih muda usianya. Kota ini tumbuh dan bergerak sangat pesat dalam urusan perbaikan citra diri sebuah kota. Selain itu, kota ini juga memiliki potensi serta peluang besar sebagai penyanggah Ibu Kota Negara Indonesia, DKI Jakarta.

 

“Oleh karenanya, bila dilihat secara pembangunan, kota ini hampir serentak maju bersamaan soal pembangunan di segala bidang,” tutur Abdurrahman Wahid,  Kamis (19/10/2017).

 

Namun, di sisi lain, mahasiswa-mahasiswa yang ada di kota ini dari pelbagai kampus yang ada, seperti UIN, UMJ, UNPAM, ITI, OTISTA dan lain-lain, sedikit menilik pada sisi lain kota ini. Dia mengatakan, masih ada beberapa permasalahan yang menjadi tantangan bagi kemajuan kota Tangerang Selatan ini.

 

“Persoalan semacam kesemerawutan pembangunan infrastruktur, komersialisasi pendidikan, ketidak sama rataan soal ekonomi, kasus KKN, radikalisme, kenakalan remaja dan lain-lain, menjadi sebuah kewajiban untuk dikupas tuntas,” ujarnya.

 

Karerna itulah, lanjut dia, sebagai gerakan kemahasiswaan, PMII Ciputat harus mampu memberikan kontribusi pada kemajuan Tangsel.

 

“Untuk itu, kita menggelar agenda konsolidasi antar mahasiswa seluruh Tangerang Selatan. Sesuai jadwal, acara ini nantinya juga akan diisi dengan diskusi yang mengundang beberapa tokoh di Tangsel,” ujarnya.

 

 

Koordiantor Acara Konsolidasi Aryad Prodigi menambahkan, sejumlah tokoh yang akan hadir dalam konsolidasi itu, antara lain AKBP Fadli Widiyanto (Kapolres Tangsel), H. Moch. Romlie (Ketua DPD Tangsel), Teddy Meiyadi (Asda III Tangsel), A. Nailul Faruq (JPPI), Zainuddin Asri (Ketua HMI Ciputat), Novita Fauziyah (Ketua IMM Ciputat).

 

“Kami sudah konsolidir dengan beberapa ketua-ketua organisasi kemahasiswaan di berbagai kampus, utamanya ketua-ketua gerakan mahasiswa di Ciputat. Di momen ini, kita akan bahas Tangsel secara tuntas. Membahas soal potensi, peluan dan tantangan ke depannya,” ujar Arsyad.

 

Acara digelar di Restoran Ayam Panggang Situ Gintung (APSG), dengan mengundang juga berbagai perwakilan dari masing-masing kampus se-Tangsel dan perwakilan organisasi-organisasi kemahasiswaan se-Tangsel.

 

Adapun tujuan acara ini, menurut Arsyad Prodigi, Koordiantor Acara, tentunya untuk mepererat tali silahturahim antar mahasiswa se-Tangsel dan memperkuat gerakan kemahasiswaan di Tangsel. “Harus adanya keterlibatan mahasiswa dalam mengawal Tangsel yang lebih baik,” tambah Arsyad, mahasiswa Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta itu.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*