Breaking News

Kasus Gratifikasi Sertifikat Tanah, Kejagung Tahan Pejabat Eselon III BPN

Kasus Gratifikasi Sertifikat Tanah, Kejagung Tahan Pejabat Eselon III BPN.

Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) menahan Priyono alias P pejabat eselon III Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI  terkait kasus dugaan korupsi gratifikasi penanganan dan pengurusan sertifikat saat menjabat di BPN Jawa Tegah.

 

“Hari ini penyidik menahan P selaku pegawai BPN, saat ini menjabat eselon III di BPN Pusat,” kata Direktur Penyidik Pidsus Kejagung, Warih Sadono, di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (02/11/2017).

 

Warih menjelaskan kasus yang menyeret Priyono saat bersangkutan menjabat sebagai pegawai BPN dari periode tahun 2006 sampai 2014 dengan total penerimaan gratifikasi sebesar 6 miliar rupiah.

 

“Yang bersangkutan saat menjabat sebagai pegawai BPN Sukoharjo periode 2006-2009, 2009-2011 pegawai BPN Pekalongan, ini berlanjut terus lalu 2011-2014 menjadi Kepala BPN Semarang, jadi sudah menerima total sebesar 6 miliar rupiah,” ujarnya.

 

Warih mengatakan, Priyono alias P ditahan untuk 20 hari ke depan, terhitung sejak 1 November sampai 20 November 2017 di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Cabang Kejagung.

 

Sebelumnya, Priyono ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik pada JAM Pidsus berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Nomor Print-59/Fd.1/03/2017 tanggal 18 Agustus 2017.

 

Dalam kasus ini penyidik juga telah menahan tersangka Muhammad Fadli di Rutan Salemba Cabang Kejagung berdasarkan Surat Perintah Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Nomor: Print-06/F.2/Fd.1/08/2017 tanggal 18 Agustus 2017.

 

Muhammad Fadli ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Sprindik Nomor: Print-06/F.2/Fd.1/08/2017 tanggal 18 Agustus 2017. Keduanya merupakan pegawai di lingkungan BPN.

 

Adapun Priyono disangkakan Pasal 12 huruf a dan b, Pasal 12 B, Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*