Breaking News

Sebagai Kapolri Baru, Tito Karnavian Harus Segera ‘Sikat Habis’ Teroris Santoso

Polri, Kejagung dan KPK Siapkan MoU (lagi) Untuk Tangani Kasus Korupsi.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia yang baru Jenderal Polisi Tito Karnavian, saja dilantik menggantikan Jendral Polisi Badrodin Haiti karena masa pensiun, diharapkan dapat melanjutkan tugas dari Kapolri yang lama.

Anggota komisi III DPR RI, Marsinton Pasaribu berharap, Tito bisa menangkap para teroris yang saat ini sedang bersembunyi di pegunungan yang berada di Poso. Menurutnya, segudang pengalaman yang sudah dimiliki oleh Kapolri yang baru dalam menangani masalah terorisme, akan memudahkan penangkapan Teroris Santoso dan Kawan-kawan.

“Pengalaman dan kegigihan Pak Tito sebelumnya dalam memburu dan menangkap buronan kriminal kakap seperti Tommy Suharto, maupun perburuan buronan teroris seperti Noordin M Top dan Dr. Azahari. Maka perburuan terhadap teroris Santoso dan kawan-kawan sepertinya tinggal menunggu waktu saja kapan ditangkapnya,” kata Masinton Pasaribu, Kamis (14/7/2016).

Menurutnya, penangkapan Teroris Santoso dkk yang posisinya sudah berhasil dikepung dan sudah semakin terjepit bukanlah hal yang sulit lagi. Kelompok radikal tersebut juga dikabarkan sudah hampir kehabisan logistik.

“Ini kesempatan besar, karena informasinya Santoso dan kelompoknya dalam posisi terjepit dan logistik menipis,” ucap Masinton.

Politisi PDI-Perjuangan itupun berharap, peburuan Santoso menjadi target utama yang akan dilakukan oleh Kapolri Baru. Selain itu, Komisi III DPR RI sudah menyetujui penambahan anggaran untuk mendukung langkah penegakan hukum senilai satu triliunan rupiah.

“Maka perburuan terhadap teroris Santoso dan kawan-kawan sepertinya tinggal menunggu waktu saja. Apalagi informasi belakangan ini bahwa kelompok Santoso sudah dalam posisi terjepit dan logistiknya semakin menipis,” ujar Masinton.(Tornando)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*