Breaking News

Kabar Dari Tobasa, Polemik Buruh di PT Hutahaean, Petugas Disnaker Datangi Pabrik, Serikat Buruh Kok Dilarang

Kabar Dari Tobasa, Polemik Buruh di PT Hutahaean, Petugas Disnaker Datangi Pabrik, Serikat Buruh Kok Dilarang.

Para pengurus serikat buruh dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) di PT Hutahaean, Tobasa, dilarang memasuki areal pabrik ketika petugas Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) mendatangi manajemen perusahaan.

 

Padahal, sejumlah persoalan yang dihadapi buruh yang bekerja di perusahaan pengolahan tapioka itu sudah berkali-kali disampaikan pekerja yang terhimpun dalam Dewan Pengurus Cabang Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Tobasa.

 

Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC SBSI) Saut Pahala Manalu menjelaskan, rencana pertemuan Tripartit yang akan digelar PT Hutahaean dengan SBSI bersama Disnaker Tobasa, seyogiaya digelar Rabu (29/03/2017) di areal pabrik.

 

Namun, begitu pengurus SBSI mendatangi pabrik, mereka dihalang-halangi oleh petugas pabrik untuk turut dalam pertemuan. Padahal, pihak Disnaker Tobasa diinformasikan sudah datang di lokasi untuk tujuan pertemuan Tripartit itu.

 

Niat untuk menghadiri undangan pertemuan itu pun terkendala oleh penghadangan yang dialami Saut Pahala Manalu beserta rombongannya di depan pabrik. Alasan pelarangan bergabung, menurut Saut,  pertemuan kali ini dilakukan Bipartit, yakni antara buruh yang bermasalah dengan pihak manajemen. Tetapi mengapa pihak Disnaker Tobasa ada di dalam? Lagi pula, SBSI merupakan serikat yang sah dan mewakili buruh dalam pertemuan bipartit itu.

 

“Sebenarnya undangannya adalah pertemuan Tripartit, penjaga melarang kami masuk, dengan alasan ini pertemuan Bipartit. Aneh. PT Hutahaean telah ingkar janji. SBSI, karyawan yang di PHK dan Dinas Ketenagakerjaan Tobasa diundang untuk melakukan pertemuan di perusahaan. Namun, yang diperbolehkan masuk hanya Disnaker Tobasa,” kata Saut melalui pesan singkatnya, Rabu (27/03/2017).

 

Saut mengatakan, ia sempat berdebat dengan Disnaker Tobasa. Buruh PT Hutahaean dianggap melanggar undang-undang karena bergabung dengan SBSI. Namun, ketika ditanya undang-undang yang dilanggar oleh buruh PT Hutahaean karena bergabung dengan SBSI, Disnaker Tobasa tidak dapat menjawab.

 

“Malah Disnaker menyalahkan buruh yang di PHK dan SBSI. Karena karyawan yang di PHK Sebelumnya tidak masuk anggota SBSI. Katanya menyalahi Undang Undang ketika karyawan yang di PHK, melapor ke SBSI. Kemudian saya tanya undang-undang mana, Disnakernya gak bisa menjelaskan,” ucap Saut.

 

Perjanjian untuk melakukan Bipartit di tingkat perusahaan oleh PT Hutahaean dianggap mengelabuhi buruh. Pengurus SBSI yang datang memenuhi undangan untuk melakukan tripartit di perusahaan pada Rabu, 29 Maret 2017, dihadang dan tidak diperbolehkan masuk.(Nando)

1 Comment on Kabar Dari Tobasa, Polemik Buruh di PT Hutahaean, Petugas Disnaker Datangi Pabrik, Serikat Buruh Kok Dilarang

  1. Tomu Pasatibu S. Psi MM // 15 September 2017, 10:55 at 10:55 // Balas

    nasib buruh sepertinya selalu ibarat telur diujung tanduk

Leave a comment

Your email address will not be published.


*