Breaking News

Jokowi Balas Budi, Berikan Posisi Strategis BUMN Kepada Relawannya

Boni Hargens Amankan Pencitraan Lewat LKBN Antara

Boni Hargens Amankan Pencitraan Lewat LKBN Antara

Jokowi dituding hanya mengakomodir dan berupaya balas budi kepada sejumlah Relawan-nya yang pernah mendukungnya pada Pilpres lalu. Tanpa mempertimbangkan kemampuan, orang-orang yang meng-klaim diri sebagai Relawan Pendukung Jokowi-JK pun diberikan kedudukan strategis di sejumlah BUMN.

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu (FSP BMUN Bersatu) Arief Poyuono menyebutkan, salah seorang Relawan Jokowi yang kini diberi kedudukan penting di BUMN adalah Boni Hargens. Pria yang sebelumnya hanya sebagai pengamat politik itu pun diberi kedudukan oleh Jokowi sebagai Anggota Dewan Pengawas Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara lantaran Jokowi hendak mengamankan pencitraan positif melalui media massa BUMN LKBN Antara itu.

“Patut diduga, diberikannya kedudukan sebagai pengawas LKBN Antara kepada Boni Hargens adalah agar bisa menjadi gate keeper bagi LKBN Antara agar dia bisa mengontrolnya, dan menjadikan Antara sebagai media campaign gratis, sebagai corong untuk pemberiaan membangun image bagi pemerintahan Jokowi,” ujar Arief Poyuono di Jakarta, Rabu (27/01/2016).

Menurut dia, telah banyak Relawan yang tidak rela jika tidak diberi kedudukan oleh Jokowi. Karena itu, dikatakan Arief, pemberian kedudukan atau jabatan kepada Relawan menunjukkan balas budi seorang Jokowi.

“Boni Hargens sudah tak memiliki kerjaan dan penghasilannya berkurang mungkin. Jadi sebagai balas budi, Jokowi pun memberikan posisi itu padanya,” kata Arief.

Soal kemampuan, lanjut dia, Boni Hargens sendiri tidak pas duduk di posisi itu. “Kurang kompeten mengurusi manajemen dan mengawasi keuangan LKBN Antara. Kalau sekedar cuap-cuap politik ya mungkin itulah dia bisa,” pungkas Arief.

Pada Selasa, 26 Januari 2016, Deputi Bidang usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno melantik dua Dewan Pengawas Perum LKBN Antara, yakni Boni Hargens dan Deddy Hermawan.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN Rini M Soemarno Nomor: SK-19/MBU/01/2016 tertanggal 23 Januari 2016 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Pengawas Perum LKBN Antara.

Dalam surat itu, Menteri BUMN memberhentikan Mustafa Hadi Djuraid dari jabatan anggota Dewan Pengawas Perum LKBN Antara. Dan kini Mustafa menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.(JR-1)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*