Breaking News

Jangan Cuma Jadi Retorika, Pancasila Wajib Diimplementasikan Melawan Monopoli Asing

Jangan Cuma Jadi Retorika, Pancasila Wajib Diimplementasikan Melawan Monopoli Asing.

Dalam memperingati Hari Pancasila pada 1 Juni, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) meminta pemerintah agar serius dalam mengimplementasikan dasar negara itu.

 

Pancasila sendiri merupakan alat pemersatu bangsa yang progresif untuk melawan segala bentuk penindasan dan imperialisme. Namun kondisi bangsa saat ini jauh dari apa yang dicita-citakan pendiri bangsa lewat Pancasila.

 

Ketua Umum LMND, Raden Deden Fajarullah mengatakan, Pancasila harus menjadi modal untuk menentang imperealisme dan feodalisme, bahkan juga untuk melawan rezim yang anti rakyat dan anti demokrasi. Menurut dia, saat ini pemerintah lebih berpihak pada imperialisme dengan bergantungan pada kekuatan modal internasional dalam bentuk investasi dan utang luar negeri.

 

“Hal ini menandakan bahwa pemerintahan Jokowi-JK tidak melibatkan rakyat sebagai tenaga produktif yang dapat dipercaya dalam membangun negara Indonesia,” katanya dalam keterangan persnya, Jumat (02/06/2017).

 

Raden menyebutkan, pemerintah hari ini menghadapkan rakyat dengan serentetan permasalahan. Mulai perampasan lahan, penggusuran, pemberlakuan politik upah murah, hingga mahalnya biaya pendidikan yang akhirnya sulit diakses oleh rakyat.

 

“Belum lagi kriminalisasi terhadap gerakan rakyat, intimidasi, dan pencabutan subsidi,” ujarnya.

 

Kondisi demikian membuktikan bahwa Pancasila yang digembor-gemborkan dan dimaksud oleh pemerintah hari ini adalah Pancasila yang berpihak kepada kapital monopoli asing, tuan-tuan tanah besar, anti rakyat dan anti demokrasi. Tidak sampai disitu, pemerintah dengan tegas menyatakan bahwa aparat-aparat negara akan dilibatkan secara langsung untuk menyelesaikan permasalahan

yang mengganggu jalannya investasi.

 

“Artinya aparat negara akan berhadapan langsung dengan rakyat Indonesia, sehingga kita bisa melihat watak asli pemerintahan saat ini,” kata Raden.

 

LMND mengingatkan agar pemerintah jangan memberikan ilusi kepada rakyat dengan tujuan mempermudah investasi asing dalam proyek-proyek pembangunan.

 

Menurutnya, satu-satunya cara melaksanakan amanat Pancasila adalah dengan mempersatukan segenap potensi kekuatan-kekuatan rakyat untuk melawan imperialisme, feodalisme dan pemerintahan yang anti rakyat dan anti demokrasi.

 

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan semua pihak harus ikut menjaga keberagaman dan persatuan Indonesia. Jokowi menyampaikan salam persatuan untuk seluruh warga negara Indonesia.

 

“Selamat Hari Lahir Pancasila. Kita Indonesia, kita Pancasila, semua Anda Indonesia, semua Anda Pancasila. Saya Indonesia, saya Pancasila,” kata Jokowi dari podium upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Kamis (1/6).

 

Presiden juga mengajak semua pihak mewaspadai gerakan yang tak sejalan dengan Pancasila. Pemerintah sendiri akan bertindak tegas terhadap organisasi yang anti-Pancasila.(JR)

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*